Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 29 April 2025 | 22.14 WIB

Polemik Stadion Gelora Delta, Deltamania Tegaskan Tak Akan Gruduk Manajemen Deltras

Deltamania saat memberikan dukungan untuk Deltras Sidoarjo. (Deltamania)


JawaPos.com
– Dukungan untuk Deltras FC terus mengalir dari akar rumput suporter fanatik Deltamania. Mereka berharap The Lobster, julukan Deltras FC, tetap bermain di Stadion Gelora Delta Sidoarjo yang telah menjadi simbol sepak bola Kabupaten Sidoarjo.

Bagi Deltamania, Deltras FC adalah wajah identitas Sidoarjo. Tagar #IdentitaseDarjo pun sudah menjadi semangat klub dalam membawa nama kabupaten di kancah Liga Indonesia. Namun menjelang musim Liga 2 2025/2026, polemik muncul terkait retribusi sewa stadion.

Banyak Deltamania memberikan respon keras terhadap postingan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sidoarjo soal tarif sewa Stadion Gelora Delta. Tak sedikit yang kecewa, merasa kebijakan itu mempersulit klub kebanggaannya untuk berkompetisi di kandang sendiri.

Polemik makin panas setelah Ketua Umum Deltamania, Syaiful Bakirok, memberikan komentar tanpa bermusyawarah dengan korcam, korwil, maupun komunitas Deltamania lain. Banyak pihak menilai statemen tersebut tidak mewakili suara mayoritas Deltamania.

“Saya berharap Pemkab dan seluruh stakeholder terkait Sidoarjo juga turut andil dalam perkembangan sepak bola, utamanya Deltras ini. Karena tim ini sudah membawa nama Sidoarjo puluhan tahun di Liga Indonesia,” kata Firdaus, perwakilan Korcam Porong.

Ia juga menambahkan bahwa Pemkab dan Dispora seharusnya membangun komunikasi yang baik untuk memudahkan penggunaan fasilitas stadion. “Bahkan kalau perlu, mereka membantu mendatangkan sponsor, bukan hanya menarik retribusi,” imbuh Daus.

Firdaus menilai bahwa di bawah manajemen baru, Deltras FC menunjukkan progres positif, baik dari segi tata kelola klub maupun prestasi di lapangan. Ia berharap upaya ini didukung, bukan dipersulit

Senada dengan Firdaus, Fadli, dirijen Deltamania di tribun selatan, juga menolak statemen sepihak dari Ketum Deltamania. Ia menegaskan keinginan kuat Deltamania agar Deltras tetap bermain di rumah sendiri, yakni Sidoarjo.

“Yang jelas kami juga tak mau kalau Deltras berlaga di luar Sidoarjo. Karena ini rumah kita,” ujar Fadli.

Menurut Fadli, renovasi Gelora Delta Sidoarjo juga terjadi berkat adanya klub Deltras yang aktif berkompetisi di Liga 2. “Banyak stadion di daerah lain tidak direnovasi karena mereka tidak punya klub di Liga 1 atau Liga 2,” jelasnya.

Dukungan serupa datang dari Ronald Batak, perwakilan Korcam Kota, yang menyebut statemen ketum Deltamania sebagai blunder besar. Ronald menegaskan bahwa komentar itu tidak mewakili suara komunitas Deltamania secara keseluruhan.

“Statmen dia tidak mewakili Deltamania. Dia berbicara tanpa sepengetahuan rekan-rekan. Kami anggap itu angin lalu dan sebuah blunder,” tegas Ronald.

Ronald memastikan bahwa Deltamania tidak akan melakukan aksi menggruduk manajemen Deltras. Mereka justru mengapresiasi progres yang telah dicapai manajemen dalam dua musim terakhir, mulai dari promosi ke Liga 2 hingga dua kali berturut-turut masuk 8 besar.

Dia juga menyoroti persoalan retribusi stadion. “Seharusnya potongan biaya untuk Deltras itu diberikan, bukan diminta. Sebagai bentuk kepedulian terhadap klub kebanggaan Sidoarjo,” pungkas Ronald.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore