Timnas Indonesia U-17 saat beraksi melawan Korea Utara di perempat final Piala Asia U-17 2025. (Dok: PSSI)
JawaPos.com - Harapan besar Timnas Indonesia U-17 untuk melangkah ke semifinal Piala Asia U-17 2025 pupus secara tragis. Setelah memastikan tiket ke Piala Dunia U-17 2025, skuad Garuda Muda justru harus tersingkir menyakitkan usai dihajar Korea Utara dengan skor telak 0-6 di babak perempat final yang digelar di Arab Saudi.
Media Vietnam, Soha, menggambarkan kekalahan ini sebagai pukulan telak sekaligus pertanda awal dari potensi mimpi buruk Indonesia di panggung Piala Dunia U-17 yang akan berlangsung pada 3–27 November 2025 di Qatar.
Dalam laporan mereka, Soha menyebut Korea Utara langsung mengguncang Indonesia lewat gol cepat di menit ketujuh lewat aksi Choe Song-hun. Setelah itu, gawang Indonesia terus dibobol tanpa ampun oleh Kim Yu-jin (19), Ri Kyong-bong (48), Kim Tae-guk (60), Ri Kang-rim (61), dan Pak Ju-won (77).
Soha menyoroti betapa rapuhnya lini belakang Indonesia dan sebut indonesia akhirnya memahami tantangan yang sebenarnya di level sepak bola Asia.
"Setelah mencetak sejarah di babak grup, Indonesia akhirnya benar-benar paham seperti apa level sepak bola Asia sejati," tulisnya.
Mereka juga menggarisbawahi bahwa kekalahan ini menjadi peringatan serius bagi Indonesia menjelang Piala Dunia U-17.
"Jika Korea Utara saja bisa menang 6-0, bagaimana nanti saat Indonesia menghadapi lawan yang jauh lebih kuat di level dunia?" tulis mereka.
Namun, Soha tetap memberi apresiasi atas perjuangan Indonesia di fase grup yang impresif, termasuk kemenangan atas Korea Selatan (1-0), Yemen (4-1), dan Afghanistan (2-0). Mereka menyebut Indonesia masih punya potensi mengejutkan dunia, asalkan mampu belajar dari kekalahan besar ini dan mempersiapkan diri dengan matang.
Selain itu, media Vietnam itu menyampaikan bahwa Indonesia masih memiliki waktu sekitar tujuh bulan untuk berbenah, termasuk kemungkinan menaturalisasi pemain muda untuk memperkuat skuad.
Media Vietnam menyebutkan bahwa Korea Utara tampil sangat solid, dengan delapan pemain berasal dari klub elite 4.25 SC, yang punya koneksi dan kekompakan tinggi.
Terlepas dari kekalahan telak ini, perjalanan Indonesia tetap layak diapresiasi. Mereka sudah mencetak sejarah kembali lolos ke Piala Dunia U-17 lewat jalur kualifikasi dan kini punya kesempatan emas untuk memperbaiki catatan mereka di ajang paling prestisius tingkat junior tersebut.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
