Momen kekecewaan Kevin Diks (dok. Instagram)
JawaPos.com - Timnas Indonesia harus menerima kekalahan telak 1-5 dari Australia dalam lanjutan Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Stadion Sydney Football, Kamis (20/3). Di tengah hasil pahit ini, bek andalan Garuda, Kevin Diks, menjadi sorotan setelah gagal memanfaatkan peluang emas melalui tendangan penalty di awal pertandingan.
Pada menit ketujuh, Timnas Indonesia mendapat kesempatan untuk membuka keunggulan. Rafael Struick dijatuhkan oleh Kye Rowles di kotak penalti, memberikan peluang besar bagi Garuda. Kevin Diks yang dipercaya sebagai eksekutor sayangnya gagal menunaikan tugasnya dengan baik. Tendangannya hanya membentur tiang gawang, membuat skor tetap imbang. Dipercayainya pria bermarga Bakarbessy untuk menjadi algojo bukan tanpa alasan, sebab di Copenhagen ia mempunyai catatan mentereng saat mengeksekusi peluang dari kotak 16 pas.
Gagalnya eksekusi penalti tersebut menjadi titik balik bagi Australia. Mereka langsung memanfaatkan momentum dan mencetak gol melalui Martin Boyle di menit ke-18 lewat titik putih setelah Nathan Tjoe A On melanggar Lewis Miller. Tak berselang lama, Nishan Velupillay memperbesar keunggulan tuan rumah dengan gol kedua pada menit ke-20.
Di sisi lain, performa Kevin Diks sendiri sepanjang pertandingan cukup menonjol meskipun gagal menorehkan gol. Pemain keturunan Belanda ini bermain selama 90 menit, mencatatkan satu assist untuk gol hiburan Ole Romeny di menit ke-78. Selain itu, Diks membukukan 40 umpan akurat, 68 sentuhan, dan memenangkan dua duel.
Namun, hasil akhir tetap tak berpihak pada Indonesia. Jackson Irvine mencetak dua gol di laga ini, termasuk di menit ke-90 yang menutup kemenangan Australia dengan skor 5-1. Meski sempat mendominasi penguasaan bola hingga 64 persen di babak pertama, efektivitas serangan menjadi kelemahan utama skuad Garuda.
Setelah pertandingan, Kevin Diks mengungkapkan perasaannya melalui media sosial. Dalam sebuah unggahan di Instagram, ia mencurahkan rasa kecewanya atas hasil laga tersebut.
“Sepakbola penuh dengan pasang surut, dan malam ini adalah salah satu momen sulit. Kami sudah memberikan segalanya, tetapi itu tidak cukup. Kami merasakan kekecewaan seperti kalian,” ungkap Diks.
Meski begitu, pemain yang musim depan bakal merumput di Bundesliga bersama Borussia Moencengladbach itu menegaskan bakal tetap berjuang, serta mengharapkan dukungan dari penonton saat Timnas Indonesia menjamu Bahrain di Stadion Gelora Bung Karno.
“Tetapi kami tidak akan berhenti berjuang. Terima kasih telah mendukung kami, kami membutuhkan dukungan kalian lagi pada hari Selasa (vs Bahrain),” harapnya.
Curhatan tersebut mencerminkan ketegaran Diks dalam menghadapi tekanan sebagai pemain kunci di timnas. Ia juga menyadari pentingnya dukungan suporter untuk menjaga semangat juang tim menjelang laga berikutnya melawan Bahrain di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Selasa (25/3).
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut memberikan dukungan moral kepada para pemain. Dalam unggahan di Instagram, Erick menegaskan komitmennya untuk terus mendukung Timnas Indonesia di saat menang maupun kalah. Menurutnya, kekalahan ini merupakan bagian dari proses belajar yang akan memperkuat mental tim ke depannya.
"Saya tetap dukung Tim Nasional sepak bola Indonesia di saat kalah ataupun menang. Karena saya mencintai bangsa ini seutuhnya. Saya akan tetap kerja keras membangun Tim Nasional ini untuk menembus Piala Dunia. Kepada para pemain, tetap tegakkan kepala kalian. Peluang itu masih ada," tulis Erick Thohir.
Meski gagal mengeksekusi penalti, Kevin Diks diharapkan bisa bangkit di pertandingan mendatang. Dengan pengalaman serta mentalitasnya, pemain berdarah Belanda-Indonesia ini berpotensi menjadi salah satu pilar penting untuk memperbaiki performa timnas di laga berikutnya.
Dukungan penuh dari masyarakat Indonesia menjadi kekuatan tersendiri bagi Diks dan rekan-rekannya dalam perjuangan di kualifikasi Piala Dunia 2026.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
