
Duel Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes dan Romelu Lukaku. (Dok. AFP via Jawa Pos)
JawaPos.com – Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, menunjukkan performa solid saat membantu Venezia menahan imbang Napoli 0-0 dalam laga pekan ke-29 Serie A di Stadion Pier Luigi Penzo, Minggu (16/3) malam WIB. Pemain yang kerap disapa Bang Jay itu tampil kokoh di lini belakang. Ia membuat lini serang Napoli—termasuk Romelu Lukaku—kesulitan menembus pertahanan Venezia.
Meski secara kualitas individu kalah dari Napoli, Venezia mampu tampil disiplin dan terorganisir dalam bertahan. Hasilnya, tim tamu tidak mampu mencetak satu pun gol ke gawang Ionut Radu. Keberhasilan ini membuat beberapa pemain Venezia mendapat apresiasi, termasuk Jay Idzes yang mencatatkan rating 7,3 berdasarkan data Sofascore.
Rating tersebut setara dengan bek Venezia lainnya, Joel Schingtienne. Sementara kiper Ionut Radu menjadi pemain terbaik dengan nilai 8,3 berkat tujuh penyelamatan krusial. Ini termasuk saat menepis sundulan berbahaya Romelu Lukaku di garis gawang jelang akhir babak pertama.
Jay Idzes Bermain Penuh dan Buat Lukaku Tak Berkutik
Dalam pertandingan ini, Jay Idzes dipercaya tampil penuh selama 90 menit. Ia sukses menjaga lini pertahanan Venezia tetap kokoh. Ia membuat Romelu Lukaku tidak leluasa bergerak. Kombinasi kekuatan fisik dan kecerdasan taktik yang dimiliki Idzes menjadi kunci dalam menghentikan pergerakan striker Napoli tersebut.
Performa apiknya melawan Napoli bisa menjadi modal berharga bagi Jay Idzes sebelum bergabung dengan Timnas Indonesia. Ia akan menghadapi Australia dan Bahrain dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026 pada 20 dan 25 Maret mendatang.
Hasil imbang ini juga menjadi raihan positif bagi Venezia. Meskipun masih berada di peringkat ke-19 dengan 20 poin, mereka berhasil mencuri poin dari Napoli. Napoli saat ini menduduki posisi kedua klasemen dengan 61 poin dari 29 laga.
Jay Idzes Akui Lukaku Sebagai Lawan Terberat
Sebelum laga kontra Napoli, dalam wawancara yang diunggah Vidio, Jay Idzes berbagi pengalamannya bermain di Serie A musim ini. Sebagai bek tengah, ia telah menghadapi banyak striker top di Italia, termasuk bintang-bintang dari klub besar.
"Sejauh ini, kami sudah menghadapi semua tim," ujar Idzes.
Ketika ditanya siapa pemain paling sulit dihadapi, Idzes awalnya menyebut nama striker Inter Milan, Lautaro Martinez. Ia menilai Lautaro sangat cerdas dalam membaca permainan.
"Saya harus bilang Lautaro Martinez adalah pemain hebat. Dia sangat cerdas, mungkin tidak terlalu besar secara fisik, tetapi cukup kuat dan benar-benar pintar dalam memahami setiap situasi," ungkapnya.
Namun, saat ditanya mengenai lawan terberatnya di Serie A, Idzes tidak ragu menyebut Romelu Lukaku.
"Lawan terberat adalah Lukaku karena dia sangat besar dan kuat. Dia tahu cara menggunakan tubuhnya dengan baik," tutup bek berusia 24 tahun itu.
Dengan performa cemerlangnya di Serie A, Jay Idzes diharapkan bisa membawa dampak besar bagi Timnas Indonesia. Ia akan menghadapi lawan-lawan berat di Kualifikasi Piala Dunia 2026 mendatang.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
