Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 28 Februari 2025 | 16.48 WIB

Dedi Kusnandar Kirim Pesan Haru untuk Rachmat Irianto Usai Kepergian Sang Ayah, Legenda Persebaya Surabaya Bejo Sugiantoro

Dedi Kusnandar berikan dukungan untuk kompatriotnya di Persib Bandung Rachmat Irianto jelang laga panas hadapi Persebaya Surabaya. (Media Persib)

 

JawaPos.com — Duka mendalam menyelimuti sepak bola nasional atas kepergian Sugiantoro, legenda Persebaya Surabaya, pada Selasa, 25 Februari 2025. Kabar tersebut menjadi pukulan berat bagi keluarga, terutama Rachmat Irianto, putra almarhum.

Ucapan belasungkawa mengalir deras, termasuk dari gelandang Persib Bandung, Dedi Kusnandar. Dado, sapaan akrabnya, menyampaikan rasa dukanya secara pribadi kepada keluarga yang ditinggalkan.

Meski tidak pernah bermain satu tim dengan almarhum, Dedi mengaku sangat menghormati sosok Bejo – sapaan akrab Sugiantoro. Menurutnya, Bejo adalah panutan di dunia sepak bola yang selalu menjunjung tinggi sportivitas.

"Saya pribadi menyampaikan duka untuk almarhum. Semoga mendapat tempat terbaik di sisi-Nya," kata Dado dalam acara Kolaborasi Persib dan Dompet Dhuafa di Graha Persib, Rabu 26 Februari 2025.

"Mudah-mudahan keluarga yang ditinggal diberikan ketabahan," imbuhnya.

Dado juga berharap keluarga almarhum diberi kekuatan dalam menghadapi cobaan ini. Ia mendoakan agar Rachmat Irianto dan keluarga bisa menerima kepergian sang legenda dengan ikhlas.

Di sisi lain, Persebaya Surabaya akan menjamu Persib Bandung di pekan ke-25 Liga 1 Indonesia 2024/2025. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu, 1 Maret 2025 pukul 20.30 WIB.

Namun, Dedi Kusnandar dipastikan absen dalam pertandingan tersebut. Gelandang bernomor punggung 11 itu masih dalam masa pemulihan cedera patah tulang fibula.

Cedera yang dialaminya membuat Dedi harus menjalani operasi. Kini kondisinya berangsur membaik meski sempat menggunakan alat bantu tongkat untuk berjalan.

Sepanjang musim Liga 1 Indonesia 2024/2025, Dedi sudah tampil dalam 14 pertandingan bersama Persib. Ia mencatatkan total 891 menit bermain.

Meski belum mencetak gol, kontribusi Dedi tetap terasa di lini tengah Maung Bandung. Dengan persentase akurasi umpan mencapai 91%, ia menjadi motor penggerak permainan tim.

Dedi juga mencatatkan empat percobaan tembakan dan dua umpan kunci musim ini. Meski belum menyumbang assist, perannya dalam mengatur ritme permainan sangat vital.

Dalam hal bertahan, Dedi menunjukkan kerja keras dengan melakukan 13 pelanggaran dan menerima tiga kartu kuning. Ia juga sering menjadi target pelanggaran lawan, terbukti dengan 16 kali dilanggar.

Absennya Dedi tentu menjadi kerugian bagi Persib Bandung. Pelatih Persib harus memutar otak untuk mencari pengganti yang sepadan saat menghadapi Persebaya Surabaya.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore