Salah satu pentolan Bonek, Hamin Gimbal (jersey kuning) ungkap rasa berduka kehilangan legenda di Persebaya Surabaya. (Moch. Rizky Pratama Putra/JawaPos.com)
JawaPos.com — Kabar duka menyelimuti dunia sepak bola Indonesia. Bejo Sugiantoro, legenda Persebaya Surabaya, meninggal dunia saat menjalani agenda sepak bola rutin di Lapangan Sier, Surabaya.
Kepergian Bejo Sugiantoro menjadi pukulan berat bagi keluarga besar Persebaya Surabaya. Sosok yang dikenal ramah dan supel ini wafat pada Selasa (25/2/2025), meninggalkan duka mendalam bagi para penggemarnya.
Suporter setia Persebaya Surabaya, Hamin Gimbal, mengungkapkan kesedihannya atas kepergian sang legenda. Dia hadir dalam prosesi pemakaman di TPU Geluran, Sidoarjo, pada Rabu (26/2/2025) pagi.
"Beliau merupakan pelatih yang bergaul teman-teman Bonek, makanya kita sangat berduka," ujar Hamin Gimbal mengenang mendiang Bejo Sugiantoro.
Bejo Sugiantoro dikenal tidak hanya sebagai pemain hebat, tapi juga pelatih yang dekat dengan para suporter. Kepribadiannya yang rendah hati membuatnya dicintai oleh semua kalangan.
Karier Bejo bersama Persebaya Surabaya sangat gemilang. Sebagai pemain, dia menjadi benteng kokoh di lini belakang dan membawa banyak prestasi bagi klub kebanggaan Surabaya ini.
Setelah pensiun, Bejo tak pernah jauh dari Persebaya Surabaya. Dia menjabat sebagai asisten pelatih kepala sejak tahun 2018 hingga 2023.
Selama lima tahun menjadi bagian staf pelatih, Bejo dikenal kerap menjembatani komunikasi antara tim dan suporter. Perannya sangat penting dalam menjaga kekompakan di tubuh Persebaya Surabaya.
Kenangan bersama Bejo Sugiantoro begitu membekas di hati para Bonek. Sosoknya dikenal ramah, mudah diajak berdiskusi, dan selalu mendukung para suporter.
"Kami sangat merasa kehilangan. Almarhum ini sangat legend bagi Persebaya," tambah Hamin Gimbal.
Hubungan Bejo Sugiantoro dengan Bonek memang sangat erat. Setiap kali Persebaya Surabaya bertanding, dia kerap menyempatkan diri menyapa para suporter.
Kedekatan itulah yang membuat Bejo menjadi idola sejati. Baginya, Bonek bukan hanya suporter, tapi bagian dari keluarga besar Persebaya Surabaya.
Bejo Sugiantoro adalah contoh sosok yang mampu menjaga hubungan harmonis antara pemain, pelatih, dan suporter. Dedikasi dan kecintaannya pada Persebaya Surabaya tak perlu diragukan lagi.
Kepergiannya menyisakan duka mendalam, tetapi juga banyak kenangan indah. Bonek akan selalu mengenang Bejo sebagai legenda yang tak hanya hebat di lapangan, tapi juga luar biasa di luar lapangan.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
