
Indra Sjafri saat mendampingi skuad Indonesia U-20 berlatih. (Media PSSI)
JawaPos.com-Tim Indonesia U-20 dan Uzbekistan U-20 pernah bertemu dua kali. Pertemuan pertama terjadi pada 7 Maret 2023. Tepatnya pada babak penyisihan Piala Asia U-20 2023 Uzbekistan. Tim Indonesia U-20 yang saat itu dilatih Shin Tae-yong mendapatkan hasil imbang 0-0. Hasil itu sekaligus membuat Indonesia gagal lolos dari fase grup.
Lalu, kedua tim kembali bertemu pada 30 Januari 2024 dalam laga uji coba yang digelar di Stadion Madya, Jakarta. Saat itu, pasukan Indra Sjafri kalah 2-3.
Dua pertemuan itu menunjukkan bahwa Uzbekistan U-20 bukan lawan yang mudah bagi Indonesia U-20. Tapi, Indra Sjafri, pelatih tim Indonesia U-20, tidak punya pilihan lain selain mengalahkan juara bertahan Piala Asia U-20 itu saat kedua tim bertemu hari ini di Shenzhen Youth Football Training Base Centre Stadium dalam pertandingan kedua grup C Piala Asia U-20 2025 Tiongkok (siaran langsung RCTI pukul 18.30 WIB).
Jika kalah dari Uzbekistan, maka peluang Indonesia untuk lolos ke babak 8 besar Piala Asia U-20 2025 tertutup. Sebab saat ini, Indonesia terjerembab di dasar klasemen grup C setelah kalah telak 0-3 dari Iran Iran pada laga perdana (13/2).
Ikram Algiffari, penjaga gawang tim Indonesia U-20, menilai pertandingan melawan Uzbekistan sangat penting. Dia melihat laga itu sebagai final yang harus dimenangkan.
"Kami sudah sangat siap untuk pertandingan kedua nanti. Ini pertandingan yang sangat penting buat kami untuk menjaga asa lolos ke babak delapan besar," ujar kiper asal klub Semen Padang tersebut.
Indra Sjafri, pelatih tim Indonesia U-20, memastikan kondisi timnya telah siap untuk menghadapi Uzbekistan. Dia sudah mengantongi kekuatan lawan. Bagi Indra, Uzbekistan adalah lawan yang cukup familier. Sebelum ini, dia juga pernah membawa tim Indonesia U-24 bertanding melawan Uzbekistan pada ajang Asian Games 2023.
Indra mengakui Uzbekistan sebagai lawan yang sulit dikalahkan. Apalagi, Uzbekistan adalah juara Piala Asia U-20 2023. Tapi, mantan pelatih Bali United itu akan berusaha membawa timnya mengalahkan Uzbekistan. "Kami sudah familiar dengan tim dan permainan mereka," ucap Indra.
Indra mengungkapkan, salah satu treatment yang dilakukan tim kepelatihan jelang laga melawan Uzbekistan adalah memperkuat mental. "Dan, Alhamdulillah semua pemain sudah berada dalam keadaan siap. Insya Allah besok (hari ini, Red) bisa mencapai nilai positif," ucapnya.
Di sisi lain, kapten Uzbekistan U-20 Muhammadali Urinboev berambisi untuk melanjutkan tren positif saat menghadapi Indonesia U-20. Semangatnya sedang berkibar. Apalagi, dia adalah pencetak gol tunggal saat timnya mengalahkan Yaman U-20 pada laga perdana grup C Piala Asia U-20 2025 Tiongkok. "Semoga kami dapat melanjutkan momentum ini," ucapnya dilansir situs AFC. (*)
Perkiraan Pemain:
Indonesia U-20: 4-3-3
23-Ikram Algiffari (PG); 5-Alfharezzi Buffon, 4-Kadek Arel, 21-Iqbal Gwijangge, 16-Dony Tri (C); 18-Tony Firmansyah, 10-Welber Jardim, 3-Achmad Zidan; 19-M Ragil, 9-Jens Raven, 7-Arlyansyah Abdulmanan.
Pelatih: Indra Sjafri
Uzbekistan U-20: 4-4-2

Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Viral Investor MBG Ngamuk di Kantor BGN, APGI 3T Sebut Aksi Spontan Atas Potensi Kerugian Rp 1,8 Triliun
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
