
Persela Lamongan bersiap hadapi Bhayangkara FC. (Dok. Persela Lamongan)
JawaPos.com – Tantangan berat bakal dihadapi Persela Lamongan, dalam persaingan grup Y babak 8 besar Liga 2. Setelah menjadi pemuncak klasemen di babak sebelumnya, Laskar Joko Tingkir dipertemukan dengan PSKC Cimahi, Persijap Jepara dan Bhayangkara FC.
Pelatih Persela harus pandai-pandai menjaga kondisi fisik pemain, mengingat jeda pertandingan di babak delapan besar sangat singkat. Skuad Laskar Joko Tingkir hanya memiliki waktu empat hari untuk mempersiapkan diri menghadapi laga berikutnya.
Setelah bermain imbang 0-0 melawan tuan rumah Persijap Jepara pada Senin malam (27/1), Persela langsung fokus untuk menjamu Bhayangkara FC (BFC) di Stadion Tuban Sport Center, Sabtu (1/2). Persela sendiri sedang mengalami paceklik kemenangan dalam empat laga terakhir. Kemenangan terakhir diraih saat menjamu Persibo di Grup 3 Liga 2.
Pelatih Persela, Zulkifli Syukur, mengungkapkan bahwa di babak delapan besar ini hanya ada satu jadwal pertandingan malam, dan setelah itu, jadwal akan kembali normal. Menurutnya, pertandingan malam cukup melelahkan bagi pemain karena seharusnya waktu istirahat, tetapi pemain harus tetap fokus hingga pertandingan selesai.
"Setelah ini kita akan fokus lawan Bhayangkara FC, dan pemain harus bekerja keras untuk lolos ke final," ujar Zulkifli Syukur, melansir dari Radar Lamongan.
Terkait persiapan yang singkat, Zulkifli menjelaskan bahwa semua tim merasakan hal yang sama. Namun, empat hari yang tersedia akan dimaksimalkan untuk istirahat dan pemulihan. Pemain juga dinilai sudah paham tentang waktu persiapan yang terbatas, sehingga dia meminta pemain untuk menjaga kondisi.
Progres pemain baru juga terus dipantau, dan Zulkifli juga mengingatkan untuk mewaspadai kartu, mengingat laga akan berlangsung dengan tensi tinggi. Dia meminta pemain untuk dapat mengendalikan emosi di lapangan.
"Kita harus lebih hati-hati, jangan sampai merugikan diri sendiri dan tim dengan kartu," tegas pelatih asal Makassar tersebut.
Menurutnya, semua tim di babak delapan besar patut diwaspadai karena mereka adalah tim-tim terbaik dari masing-masing grup. Meskipun demikian, Zulkifli tetap optimistis bahwa skuad Persela dapat bersaing di Grup Y. Dia mengaku semua pemain memiliki semangat tinggi untuk lolos ke final.
"Berharap pemain bisa mengamankan poin penuh, baik di kandang maupun tandang," tambahnya.
Kini, tim kebanggaan LA Mania dan Curva Boys itu menempati posisi kedua klasemen sementara Grup Y dengan koleksi 2 poin, dengan selisih 4 angka dari Bhayangkara FC yang mengoleksi poin sempurna, 6. Sementara di posisi ketiga dan keempat diisi oleh PSKC Cimahi dan Persijap Jepara yang sama-sama mengoleksi satu poin.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
