Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 14 Januari 2025 | 06.15 WIB

Pemain dan Ofisial Babak Belur, Persibo Bojonegoro Bakal Laporkan Deltras FC ke Pengawas Pertandingan hingga PSSI

Suasana pertandingan Deltras vs Persibo yang berakhir ricuh. - Image

Suasana pertandingan Deltras vs Persibo yang berakhir ricuh.

JawaPos.com - Pertandingan sengit antara Persibo Bojonegoro dan Deltras FC yang digelar di Stadion Gelora Delta Sidoarjo pada Sabtu (11/1) berakhir dengan kerusuhan. Insiden ini menyebabkan beberapa pemain dan ofisial Persibo mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis.

Beberapa pemain Persibo Bojonegoro yang menjadi korban termasuk Diandra Diaz, Hadi Ardiansyah, Osas Saha, dan Enzo Celestine. Selain itu, kitman Persibo juga turut menjadi korban dalam kericuhan tersebut.

Pertandingan yang pada awalnya berlangsung sengit, berujung kerusuhan di menit-menit akhir. Para pemain dan ofisial Persibo, yang terlibat dalam kericuhan, langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif. Manajer Kompetisi dan Pengembangan Klub Persibo, Ali Mahmud, menjelaskan jika keselamatan dan kesehatan pemain serta ofisial adalah prioritas utama manajemen setelah laga tersebut.

"Yang pasti kami menyayangkan keributan yang terjadi di menit akhir laga,” ungkap Ali Mahmud.

Manajemen Persibo berencana untuk melaporkan kejadian tersebut kepada pengawas pertandingan dan PSSI sebagai bagian dari upaya memperjuangkan keadilan atas insiden yang terjadi.

Proses Pemulihan dan Fokus ke Delapan Besar

Meskipun insiden tersebut menimbulkan trauma, manajemen Persibo menegaskan bahwa pemulihan para pemain dan ofisial adalah hal yang utama saat ini. Dengan babak delapan besar Liga 2 yang akan dimulai pada 18 Januari hingga 23 Februari, tim akan mempersiapkan diri dengan sebaik mungkin.

"Kami fokus mematangkan persiapan untuk menghadapi babak delapan besar," lanjut Ali Mahmud.

Setelah pulang ke Bojonegoro pada 12 Januari, para pemain dan ofisial Persibo mendapatkan sambutan hangat dari ratusan suporter setia yang mengawal kepulangan mereka. Harapan besar kini tertuju pada kesembuhan para pemain agar bisa tampil maksimal di babak delapan besar Liga 2 mendatang.

Kericuhan yang terjadi di pertandingan antara Persibo Bojonegoro dan Deltras FC menimbulkan luka fisik pada pemain dan ofisial Persibo. Manajemen Persibo mengutamakan pemulihan pasca-insiden dan menyatakan akan melaporkan kejadian tersebut ke pengawas pertandingan dan PSSI.

Fokus kini beralih ke persiapan menghadapi babak delapan besar Liga 2, dengan harapan para pemain segera pulih dan dapat beraksi dengan maksimal di laga-laga selanjutnya.

Yakin Hasil Takkan Berubah

Konsultan Persibo, Eko Setyawan, mengaku tetap optimis dengan hasil imbang 1-1 yang diraih timnya. Menurutnya, protes yang diajukan oleh Deltras kemungkinan besar tidak akan diterima, karena regulasi Liga 2 2024/2025 yang mengatur bahwa keputusan wasit di lapangan bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat.

Jika merujuk pada Pasal 63 Ayat 4 dan 7 dari peraturan Liga 2 yang menegaskan bahwa protes terkait keputusan wasit tidak bisa mengubah hasil pertandingan yang sudah terjadi, maka protes yang dilayangkan Deltras, yang berkaitan dengan kepemimpinan wasit, tidak akan berdampak pada hasil laga tersebut.

"Sesuai peraturan begitu, laporan terkait kepemimpinan wasit tidak dapat mengubah keputusan di lapangan," jelas Eko melalui sambungan WhatsApp sambil melampirkan peraturan tersebut, dilansir dari Radar Bojonegoro (Jawa Pos Group).

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore