Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 9 Januari 2025 | 19.58 WIB

Menerka Alasan Kenapa Erick Thohir Memilih Patrick Kluivert Sebagai Pelatih Timnas Indonesia

Patrick Kluivert tegaskan target lolos ke Piala Dunia 2026. (Instagram Kluivert)

JawaPos.com - Erick Thohir pada konferensi pers pada Senin (6/1) mengatakan akan memperkenalkan pelatih baru Indonesia pada tanggal 12 Januari. Namun, tidak menunggu lama, Instagram PSSI sudah duluan mengumumkan Patrick Kluivert sebagai pelatih pada Rabu (8/1).

Dengan begitu, terjawab sudah desas-desus seputar siapa pengganti Shin Tae-yong (STY) dalam melatih Timnas Indonesia.

Selama jeda pengumuman pemecatan STY hingga pengumuman resmi penunjukan Patrick Kluivert, ada banyak sekali kehebohan di media sosial yang sebagian besar berisi reaksi penolakan keras kepada calon pelatih Timnas Indonesia yang sudah dikabarkan duluan oleh Fabrizio Romano tersebut.

Pasalnya, rekam jejak Patrick Kluivert dinilai tidak sebaik STY karena pengalaman melatih yang minim dengan performa yang dinilai buruk.

Banyak yang mempertanyakan apa dasar pengambilan keputusan Erick Thohir untuk menunjuk mantan pemain Barcelona tersebut sebagai pelatih Indonesia, dan sampai sekarang belum terjawab. 

Jadi, sambil menunggu jawaban pastinya yang mungkin akan dijelaskan pada tanggal 12 nanti, atau mungkin juga tidak terjawab, mari menerka-nerka alasan kenapa Erick Thohir memilih Patrick Kluivert sebagai pelatih Timnas Indonesia:

1. Mempermudah komunikasi pemain diaspora keturunan Belanda

Jika permasalahan dengan STY adalah masalah komunikasi dan dinamika, maka pilihan paling masuk akalnya memang mencari pelatih asal Belanda. Hal ini berkaitan dengan sebagian besar pemain Timnas Indonesia yang merupakan pemain keturunan Indonesia-Belanda.

Satu hal yang pasti alasan yang terkuat dalam penunjukan pelatih baru adalah soal komunikasi dan dinamika. Seperti yang diungkapkan Erick Thohir saat konferensi pers pada Senin lalu, pemilihan pelatih asal Belanda dipilih karena mempertimbangkan kesamaan budaya yang diharapkan berdampak pada terjaganya dinamika.

"Ya banyak pilihan, bisa Italia, bisa Spanyol, tapi kan tentu dengan jeda 2,5 bulan kita harus berusaha menjaga dinamika," kata Erick Thohir.

"Dinamika yang ada selama ini mengenai kultur, mengenai komunikasi, ini yang harus kita jaga, ini yang menjadi pertimbangannya," sambung Ketua Umum PSSI yang merangkap sebagai Menteri BUMN itu.

2. Menarik perhatian pemain keturunan Indonesia lain

Untuk penunjukan Patrick Kluivert yang memiliki reputasi sebagai pemain legendaris alih-alih sebagai pelatih, alasannya mungkin ingin memanfaatkan pamor dari mantan legenda Timnas Belanda tersebut.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore