
Rafael Struick saat membela Brisbane Roar. (Instagram Brisbane Roar)
JawaPos.com - Timnas Indonesia pertama kali menggunakan pemain naturalisasi pada edisi Piala AFF 2010. Saat itu, Christian Gonzales yang menjadi pemain Indonesia hasil naturalisasi cukup bersinar dengan mencetak empat gol dan mengantarkan Indonesia ke final.
Sejak saat itu, Indonesia terus melakukan langkah naturalisasi dan menggunakan pemain diaspora hingga kini. Banyak nama yang sukses dan bersinar, khususnya di ajang Piala AFF, mulai dari Stefano Lilipaly hingga Ezra Walian.
Namun, kiprah Indonesia di Piala AFF tidak selalu baik. Tidak selamanya kehadiran pemain Indonesia membuat performa Timnas Indonesia baik, entah karena performa pemainnya sendiri atau kebetulan pemain tersebut berada di tim yang sedang dalam masa terpuruk.
Berikut beberapa nama pemain naturalisasi dan diaspora Indonesia yang gagal bersinar di Piala AFF.
1. Jhonny van Beukering
Jhonny van Beukering kerap dianggap sebagai pemain naturalisasi terburuk. Sesungguhnya, ia bukan pemain yang buruk dan memiliki karir yang lumayan di Belanda. Hanya saja, ia dinaturalisasi saat kondisinya tidak ideal.
Pemain kelahiran 1983 itu dinaturalisasi untuk membela Timnas Indonesia di Piala AFF 2012. Dia hanya tampil satu pertandingan dan tidak menghasilkan kontribusi apapun.
Indonesia pada akhirnya gagal lolos fase grup di Piala AFF 2012. Setelah itu, nama van Beukering tidak pernah ada lagi di Timnas Indonesia.
2. Tonnie Cusell
Tonnie Cusell juga dinaturalisasi untuk PIala AFF 2012 yang saat itu tidak lolos dari fase grup. Saudara Stefano Lilipaly tersebut tidak menghasilkan assist atau gol untuk Timnas Indonesia.
Sama seperti Van Beukering, selepas Piala AFF 2012, dia tidak pernah kembali bermain untuk Timnas Indonesia.
3. Raphael Maitimo
Mantan rekan Robin van Persie ini satu angkatan naturalisasi bersama van Beukering dan Cusell yang direncanakan untuk Piala AFF 2012. Dalam ajang ini, dia berhasil mencetak satu gol namun gagal membawa Indonesia ke babak semifinal.
Maitimo kembali dipanggil timnas untuk Piala AFF 2014. Sayangnya, performa timnas kembali buruk sehingga kembali gagal lolos di fase grup.
Setidaknya, karir internasional Maitimo tidak seburuk dua teman seangkatan naturalisasinya. Sepanjang karirnya, dia membela Indonesia 21 kali dan mencetak 4 gol.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
