Launching skuad Persika Karanganyar untuk terjun di Liga 4 2024/2025 Jateng musim ini. (RUDI HARTONO/RADAR SOLO)
JawaPos.com – Sebuah fenomena unik hadir dari salah satu klub Liga 4, Persika Karanganyar, yang berlaga di zona Jateng 2024/2025. Klub berjuluk Lakar Singo Lawu itu siap memulai perjuangannya pada 4 Januari 2025.
Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Karanganyar resmi meluncurkan skuad yang kini telah merekrut 24 pemain. Pemain-pemain tersebut berasal dari berbagai klub, mulai dari Liga 1 hingga Liga 3, seperti eks PSS Sleman, Persip Pekalongan, Waanal Brothers FC, 757 Kepri Jaya FC, hingga Persis Solo U-20.
Tentunya, pertanyaan besar yang muncul adalah mengenai pendanaan klub ini. Melansir dari Radar Solo, Ketua Askab PSSI Karanganyar yang juga anggota DPR RI, Rinto Subekti, turut terlibat langsung dalam pembangunan tim ini.
Meski berstatus sebagai klub Liga 4, Persika Karanganyar memiliki anggaran yang cukup besar untuk gaji pemainnya. Diketahui, beberapa pemain di klub ini mendapatkan gaji fantastis yang mencapai angka Rp 3 juta, Rp 5 juta, Rp 7 juta, bahkan ada yang hingga Rp 10 juta.
"Tidak semua sama, ada pemain yang gajinya Rp 2 jutaan. Gaji disesuaikan kualitas pemain," ujar Rinto Subekti kepada awak media di sela-sela peluncuran skuad Persika di Pendapa Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Minggu (29/12) malam.
Rinto juga mengungkapkan bahwa dari 24 pemain yang ada dalam skuad musim ini, tujuh di antaranya adalah pemain senior, meskipun mayoritas pemain lainnya lahir pada periode 2002 hingga 2006.
"Regulasinya memperbolehkan ada 7 pemain senior, namun hanya lima pemain senior saja yang dapat dimainkan dalam setiap pertandingannya nanti," jelas Rinto.
Selain itu, dari 24 pemain, ada 10 yang berasal dari Karanganyar. "Saya meminta kepada ofisial dan pelatih agar mengedepankan pemain Karanganyar yang kualitasnya bagus untuk direkrut," tambahnya.
Pada musim ini, Persika Karanganyar tergabung dalam Grup B Liga 4 Jateng, bersaing dengan klub-klub seperti PPSM Magelang, PSIR Rembang, Persebi Boyolali, Persipur Purwodadi, dan Persiharjo Sukoharjo. Rinto berharap timnya bisa melangkah jauh dan lolos ke Liga 3, yang saat ini dikenal sebagai Liga Nusantara.
"Kami minta supportnya agar bisa lolos untuk Liga 3. Saya berharap bantuan doa dan support dari semua elemen masyarakat," ungkap Rinto.
"Terima kasih juga kepada Pak Prihanto, mantan ketua Askab, yang banyak memberikan masukan untuk pemain agar bisa semakin berkualitas. Ini menambah semangat untuk Persika Karanganyar agar lebih maju lagi ke depannya," pungkasnya.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
