Dwiki Mardiyanto jebolan kompetisi internal Persebaya Surabaya kini perkuat Deltras FC. (Instagram @dwikimardianto)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya semakin gencar mencari pemain baru jelang bursa transfer paruh musim Liga 1 2024/2025. Klub kebanggaan Bonek Mania itu mulai mempertimbangkan sejumlah opsi, termasuk nama lokal berbakat yang bisa memperkuat tim untuk meraih gelar juara.
Salah satu nama yang mulai disebut adalah Dwiki Mardiyanto, winger kanan andalan Deltras FC. Pemain asli Surabaya ini dianggap layak mendapat perhatian dari Paul Munster, terutama karena kontribusinya yang konsisten di Liga 2 musim ini.
Dwiki adalah putra daerah Surabaya dan jebolan Persebaya Junior, membuatnya tak asing bagi Bonek. Ia pernah bermain bersama bintang Timnas Indonesia, Rizky Ridho, saat sama-sama membela Persebaya junior sebelum melanjutkan karier di PON Jatim pada 2020.
Setelah kiprahnya di PON Jatim, Dwiki bergabung dengan Persikab Kabupaten Bandung pada September 2021. Pada April 2022, ia pindah ke Deltras FC, di mana ia menjadi andalan lini depan hingga saat ini.
Musim ini, Dwiki tampil gemilang dengan catatan 3 gol dan 3 assist dari 8 pertandingan bersama Deltras FC. Statistik tersebut membuktikan ia bukan hanya mampu menyerang, tetapi juga memiliki visi bermain yang tajam di sayap kanan.
Kontraknya yang akan habis pada akhir musim menjadi peluang besar bagi Persebaya Surabaya untuk memulangkannya ke Stadion Gelora Bung Tomo. Jika berhasil mendatangkan Dwiki, Persebaya Surabaya akan mendapatkan pemain yang bukan hanya berbakat, tetapi juga memiliki ikatan emosional kuat dengan Kota Surabaya.
Selain kemampuan individunya, Dwiki juga memiliki keunggulan dalam fleksibilitas posisi di lapangan. Ia mampu bermain sebagai winger maupun gelandang serang, membuatnya menjadi opsi yang menarik bagi Paul Munster untuk memperkuat variasi serangan.
Persebaya Surabaya memang memerlukan tambahan amunisi di sektor sayap, terutama untuk memberikan opsi rotasi bagi pemain seperti Malik Risaldi. Apalagi, Malik saat ini masih dalam tahap pemulihan cedera dan belum pasti kapan kembali dalam performa terbaiknya.
Kehadiran Dwiki juga bisa memberikan semangat baru di ruang ganti Persebaya Surabaya karena statusnya sebagai putra daerah. Dukungan dari Bonek juga diyakini akan lebih besar jika tim merekrut pemain yang berasal dari Surabaya.
Namun, perjalanan membawa Dwiki kembali ke Persebaya Surabaya tentu tidak akan mudah. Deltras FC diyakini tidak akan melepas salah satu pemain terbaiknya dengan mudah, apalagi mengingat kontribusinya yang signifikan musim ini.
Paul Munster sebagai pelatih juga harus memastikan Dwiki cocok dengan filosofi permainan Persebaya Surabaya yang mengandalkan kecepatan dan pressing tinggi. Meski demikian, pengalaman Dwiki bermain di Liga 2 membuatnya cukup matang untuk bersaing di Liga 1.
Di sisi lain, Dwiki mungkin perlu membuktikan lagi kemampuannya jika benar-benar ingin bersinar di Liga 1. Sebab, tekanan dan level persaingan di Liga 1 jauh lebih tinggi dibandingkan Liga 2.
Kombinasi antara Dwiki dan pemain-pemain seperti Francisco Rivera atau Bruno Moreira bisa menjadi senjata baru bagi Persebaya Surabaya. Kreativitas Rivera di lini tengah ditambah kecepatan Dwiki di sisi kanan dapat menciptakan ancaman besar bagi lini belakang lawan.
Selain itu, peluang mendatangkan Dwiki juga selaras dengan kebijakan Persebaya Surabaya untuk terus memberikan ruang bagi pemain lokal. Hal ini sudah terbukti berhasil di musim-musim sebelumnya dengan berkembangnya beberapa talenta muda.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
