Manajer Timnas Indonesia U-20 Ahmed Zaki Iskandar memberikan penjelasan soal situasi dan masalah Welber Jardim. (Dimas Ramadhan/JawaPos.com)
JawaPos.com - Ahmed Zaki Iskandar mengungkapkan tidak mengambil gaji untuk jabatannya sebagai manajer tim nasional Indonesia U-17 dan U-20, dikutip dari ANTARA.
"Saya tidak digaji. Ini sukarela. Tidak ada gaji untuk setingkat manajer, saya bersama pak Marji (Sumardji, ketua Badan Tim Nasional) bekerja secara sukarela, yang ditunjuk oleh PSSI untuk mengurusi tim," kata Zaki dalam siniar YouTube Hendri Satrio di Jakarta pada Senin (11/11).
Baca Juga: Ditakdirkan Jadi Pemimpin Dunia, 5 Zodiak Ini Punya Kharisma yang Hebat dan Pengaruh Kuat bagi Orang-orang di Sekitarnya
Zaki mengaku tak memasalahkan harus mengeluarkan uang pribadi untuk Garuda Muda.
"Kalau ditanya apakah ada duit pribadi terpakai atau tidak, itu bentuk apresiasi saya terhadap tim karena kalau mau dihitung dari TC sampai kompetisi yang kita ikuti, ya kalau ada anggaran lebih, ya kita bagi, itu apresiasi saya karena tim sudah bekerja keras secara luar biasa" kata Zaki.
Baca Juga: Dukung Program Makan Siang Bergizi Gratis Prabowo, Beri Makan Siang Bergizi dengan Harga Rp 2.000 di Medan
Namun demikian, Zaki menjelaskan PSSI tetap menanggung urusan-urusan akomodasi tim dan sebagainya selama mengikuti kompetisi.
Keadaan ini, menurut dia, sudah lebih baik dari keadaan sebelumnya.
Baca Juga: Tanda Perempuan Tertarik pada Seseorang Namun Dia Ingin Melihat Usaha Pria Tersebut: Ini 9 Frasa yang Mungkin Diucapkan
"Saat ini lebih tertata lebih baik. Kalau dahulu manajer itu harus menanggung semua akomodasi, sekarang paling hal-hal kecil saja," kata mantan bupati Tangerang itu.
Zaki ditunjuk oleh PSSI sebagai manajer Indonesia U-17 dan U-20 pada 17 Mei 2024. Dia juga pemilik Persita Tangerang.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
