Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 10 Oktober 2024 | 18.22 WIB

Fakta Unik Timnas Indonesia: Masuk 10 Tim Termahal di Asia dengan Nilai Rp426,2 Miliar, Unggul Telak dari Bahrain

Timnas Indonesia unggul telak dari Bahrain soal urusan tim termahal di Asia jelang laga Kualifikasi Piala Dunia 2026. (Dok. PSSI) - Image

Timnas Indonesia unggul telak dari Bahrain soal urusan tim termahal di Asia jelang laga Kualifikasi Piala Dunia 2026. (Dok. PSSI)

JawaPos.com — Jelang laga krusial antara Timnas Indonesia melawan Bahrain di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026, sebuah fakta unik terungkap. Berdasarkan data dari Transfermarkt, Timnas Indonesia berhasil masuk ke dalam daftar 10 tim termahal di Asia dengan nilai pasaran mencapai Rp426,2 miliar.

Kondisi ini tentu sangat menarik, mengingat nilai pasaran Timnas Indonesia jauh lebih tinggi dibandingkan dengan Bahrain, lawan yang akan dihadapi pada Kamis (10/10). Timnas Bahrain hanya memiliki nilai pasaran sebesar Rp158,1 miliar, yang menempatkan mereka jauh di bawah Timnas Indonesia.

Dengan nilai pasar sebesar itu, Indonesia bahkan unggul telak atas beberapa tim kuat lainnya di Asia seperti Qatar, Irak, bahkan Tiongkok. Tim Garuda berada di posisi kedelapan dari daftar 10 tim dengan nilai pasar termahal di Asia, bersaing dengan negara-negara yang memiliki sejarah panjang dalam kompetisi internasional.

Negara-negara seperti Jepang, Korea Selatan, dan Iran menduduki posisi teratas dalam daftar tim termahal. Jepang, sebagai pemuncak, memiliki nilai pasaran fantastis mencapai Rp4,7 triliun, sementara Korea Selatan menyusul dengan Rp2,9 triliun, dan Iran berada di posisi ketiga dengan Rp812,5 miliar.

Australia juga masuk dalam daftar dengan nilai pasaran Rp760,4 miliar, menegaskan status mereka sebagai salah satu tim terkuat di Asia. Di bawahnya ada Uni Emirat Arab dengan nilai Rp622,2 miliar dan Uzbekistan yang memiliki pasaran senilai Rp612,7 miliar.

Di posisi tujuh, Arab Saudi memiliki nilai pasar Rp509,7 miliar, sedikit lebih tinggi dari Indonesia. Namun, pencapaian Timnas Garuda menembus 10 besar dengan nilai Rp426,2 miliar menjadi sebuah lonjakan besar, mencerminkan peningkatan kualitas pemain-pemain yang kini menghuni skuad asuhan Shin Tae-yong.

Fakta bahwa Indonesia berada di peringkat delapan ini tentu sangat membanggakan, apalagi jika melihat beberapa negara di bawahnya. Qatar, yang menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022, berada di posisi sembilan dengan nilai Rp347,2 miliar, sementara Yordania berada di posisi 10 dengan Rp293,3 miliar.

Sementara itu, Irak dan Tiongkok, dua negara yang juga memiliki sejarah panjang dalam sepak bola Asia, harus puas berada di luar 10 besar. Irak hanya memiliki nilai pasar sebesar Rp225,5 miliar, sedangkan Tiongkok bahkan lebih rendah dengan Rp173,8 miliar.

Bahrain sendiri, yang akan menjadi lawan Timnas Indonesia pada laga nanti malam, hanya berada di peringkat 14 dengan nilai pasaran Rp158,1 miliar. Selisih yang cukup besar antara nilai pasaran Indonesia dan Bahrain ini menimbulkan pertanyaan menarik: apakah harga pasar ini akan berbanding lurus dengan performa di lapangan?

Dalam beberapa tahun terakhir, nilai pasaran pemain Timnas Indonesia terus meningkat seiring dengan berkembangnya kualitas kompetisi domestik dan keberhasilan para pemain Indonesia yang merumput di luar negeri.

Pemain-pemain keturunan seperti Maarten Paes, Eliano Reijnders, dan Mees Hilgers turut berkontribusi dalam meningkatnya harga pasaran tim Garuda.

Tidak hanya itu, kiprah Witan Sulaeman, yang kini semakin konsisten bermain di Persija Jakarta, juga menambah nilai pasar tim. Begitu juga dengan kehadiran kiper Maarten Paes, yang bermain untuk FC Dallas di Major League Soccer (MLS), menjadikan skuad Indonesia semakin diperhitungkan di kancah internasional.

Nilai pasaran yang tinggi ini tentu menjadi bukti bahwa Timnas Indonesia memiliki potensi besar untuk bersaing di level Asia. Meskipun masih memiliki jalan panjang untuk menjadi salah satu tim papan atas, perkembangan ini menunjukkan bahwa sepak bola Indonesia tengah berada di jalur yang tepat.

Laga melawan Bahrain nanti malam akan menjadi ujian besar bagi Timnas Indonesia. Selain menjadi ajang pembuktian apakah harga pasar yang tinggi bisa diterjemahkan dalam performa di lapangan, pertandingan ini juga penting untuk menjaga peluang Indonesia lolos ke fase berikutnya di Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Bahrain sendiri merupakan tim yang tidak bisa dianggap remeh. Meskipun nilai pasar mereka jauh di bawah Indonesia, skuad asuhan Dragan Talajic telah menunjukkan performa yang cukup stabil dalam beberapa pertandingan terakhir. Kemenangan 1-0 mereka atas Australia membuktikan bahwa Bahrain memiliki potensi besar untuk memberikan perlawanan sengit.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore