
Striker Persija Jakarta, Eduardo Almeida, mendapat pengawalan ketat dari pemain Persib Bandung di Stadion Si Jalak Harupat, Senin (23/9) sore. (Dok: Persija Jakarta)
JawaPos.com – Tantangan berat menanti Persija Jakarta saat menghadapi PSM Makassar dalam laga lanjutan Liga 1 2024/2025. Skuad Macan Kemayoran, julukan Persija, bertekad bangkit dan menjadikan pertandingan ini sebagai pelampiasan usai rentetan hasil negatif.
Sesuai jadwal, duel Persija vs PSM akan berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jogjakarta. Laga ini rencananya dimainkan pada malam hari sekitar pukul 19.00 WIB.
Jelang melawan PSM, kondisi Persija tidak baik-baik saja. Mereka tengah dalam tren negatif karena meraih rentetan hasil buruk sejak jeda internasional periode September.
Ya, Persija belum juga meraih kemenangan pada bulan ini. Dalam tiga laga, Macan Kemayoran dipaksa menyerah dari PSBS Biak (3-1), lalu bermain imbang tanpa gol dengan Dewa United FC, dan kembali menyerah saat berhadapan dengan Persib Bandung (2-0).
Carlos Pena selaku pelatih kepala Persija pun menyatakan bahwa Macan Kemayoran siap bangkit. Apalagi, persiapan anak asuhnya sudah maksimal.
"Persiapannya bagus. Kami memulihkan beberapa pemain yang tidak tersedia untuk pertandingan terakhir. Kami berharap untuk bermain lagi melawan PSM dan bermain bagus serta meraih tiga poin," kata Carlos Pena dalam jumpa pers pralaga.
Bagi Carlos Pena, tidak ada alasan untuk Persija tampil loyo melawan PSM nanti malam. Sebaliknya, Rizky Ridho Ramadhani dan kolega harus bermain militan demi mendapatkan poin penuh lagi.
"Penting untuk kami bermain dengan amarah, dengan ambisi, mencoba untuk berada di level terbaik kami. Jangan kehilangan kepercayaan diri karena ketika kami tidak mendapatkan hasil yang kami harapkan, mungkin mudah untuk kehilangan kepercayaan diri," terangnya.
"Besok (malam ini) kami harus berani, kami harus bermain dengan percaya diri dan kami akan memberikan penampilan terbaik kami," imbuh pelatih asal Spanyol ini.
Lebih lanjut Carlos Pena juga sedikit gusar karena di saat ingin bangkit, Persija malah harus terusir dari Jakarta. Macan Kemayoran tak bisa menggunakan dua rumah mereka, Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara dan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta Pusat untuk pertandingan kandang kali ini.
Persija jadinya menggunakan Stadion Sultan Agung Bantul untuk menjadi rumah sementara. Apesnya, selain terusir dari Jakarta, Macan Kemayoran tak bisa didukung The Jakmania secara langsung karena pertandingan tidak boleh ada penonton sesuai regulasi stadion.
"Saya tidak senang tidak bermain di depan para penggemar kami, karena para penggemar dan pendukung kami sangat penting bagi kami," kata Carlos Pena.
"Kami tidak ingin mencari alasan. Kami akan berjuang untuk mendapatkan tiga poin," pungkas pelatih berusia 41 tahun tersebut.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
