
Pemain Deltras Sidoarjo tengah persiapan menghadapi Liga 2 Indonesia 2024/2025. (deltrasfc.com)
JawaPos.com — Liga 2 Indonesia 2024/2025 semakin mendekati hari pembukaan, dan Deltras Sidoarjo tengah mempersiapkan diri dengan matang. Tim berjuluk The Lobster ini akan berlaga di Grup Timur, yang diisi oleh beberapa tim kuat seperti Persela Lamongan, Gresik United, dan Persibo Bojonegoro.
Tidak hanya itu, mereka juga akan berhadapan dengan RANS Nusantara, Persipal Palu, Persewar Waropen, dan Persipura Jayapura. Dengan persaingan yang ketat ini, Deltras Sidoarjo harus mempersiapkan diri dengan optimal untuk menghadapi tantangan di depan.
Pelatih kepala Deltras, Bejo Sugiantoro, yang juga merupakan legenda Persebaya Surabaya, telah mengambil langkah-langkah signifikan untuk memastikan timnya siap bersaing. Dalam beberapa minggu terakhir, The Lobster telah menjalani training camp (TC) yang intensif, yang menjadi pondasi bagi tim untuk mengarungi kompetisi yang akan dimulai pada September 2024.
Selama dua pekan terakhir, Bejo Sugiantoro telah menggenjot fisik dan mental para pemainnya dengan latihan intensif. Fokus latihan ini adalah untuk meningkatkan kekompakan tim serta menyesuaikan strategi permainan yang akan diterapkan selama musim berlangsung.
Bejo Sugiantoro, yang memiliki pengalaman dan wawasan mendalam dalam sepak bola Indonesia, telah memberikan porsi latihan yang dirancang khusus untuk meningkatkan performa tim. Dia menekankan pentingnya kesiapan fisik dan taktik sebagai kunci sukses di kompetisi yang penuh dengan persaingan ketat.
Komposisi pemain Deltras Sidoarjo pun telah mulai terbentuk dengan baik. Menurut Bejo, pemain lokal yang membela The Lobster sudah hampir mencapai 100 persen. "Untuk para pemain lokal, kami sudah mencapai 80 persen," ungkap Bejo Sugiantoro dikutip dari laman resmi Deltras Sidoarjo.
Hal ini menunjukkan bahwa Deltras Sidoarjo telah berhasil membangun pondasi tim yang solid, yang akan menjadi tulang punggung dalam menghadapi kompetisi mendatang.
Namun, Bejo Sugiantoro juga menyadari pentingnya mengikuti regulasi yang ada di Liga 2 Indonesia, terutama terkait dengan penggunaan pemain muda. Dalam regulasi Liga 2 Indonesia musim ini, setiap tim diwajibkan untuk menurunkan sejumlah pemain U-21 dalam skuad mereka.
Ini menjadi tantangan tersendiri bagi Deltras Sidoarjo, yang harus menyesuaikan strategi permainan dengan keberadaan pemain-pemain muda tersebut. "Sejumlah pemain muda kami yang bermain di kompetisi Liga 2 Indonesia musim lalu masih cukup layak bersaing lagi. Tinggal jajaran pelatih kami bisa menyesuaikan mereka dengan regulasi yang ada," jelas Bejo Sugiantoro.
Selain latihan fisik dan strategi, Deltras Sidoarjo juga telah merencanakan beberapa pertandingan uji coba untuk mengukur kemampuan tim. Uji coba ini akan menjadi kesempatan bagi Bejo Sugiantoro dan staf pelatih lainnya untuk melihat sejauh mana progres yang telah dicapai oleh tim selama training camp. Ini juga menjadi ajang bagi pemain-pemain muda untuk menunjukkan kualitas mereka dan memperebutkan posisi di skuad utama.
Dengan persiapan yang matang dan fokus yang tinggi, Deltras Sidoarjo memiliki peluang besar untuk bersaing di Grup Timur Liga 2 Indonesia 2024/2025. Namun, tantangan yang dihadapi tidaklah mudah.
Persaingan di Grup Timur sangat ketat, dengan adanya tim-tim kuat seperti Persela Lamongan dan Persipura Jayapura. Oleh karena itu, setiap langkah yang diambil oleh Deltras Sidoarjo haruslah penuh perhitungan.
Peran Bejo Sugiantoro sebagai pelatih kepala tidak bisa dianggap remeh. Pengalamannya sebagai pemain dan pelatih di berbagai klub besar di Indonesia memberikan keuntungan tersendiri bagi Deltras Sidoarjo. Dia memiliki pemahaman yang mendalam tentang dinamika kompetisi Liga 2 Indonesia dan bagaimana mengelola tim dalam situasi-situasi kritis. Dengan pengalamannya, Bejo diharapkan mampu membawa Deltras Sidoarjo melangkah jauh di kompetisi musim ini.
Dalam persiapan menuju kompetisi, dukungan dari suporter juga menjadi faktor penting. Suporter setia Deltras, yang dikenal dengan sebutan Deltamania, telah menunjukkan antusiasme yang tinggi menyambut musim baru ini.
Kehadiran mereka di setiap pertandingan, baik di kandang maupun tandang, akan menjadi motivasi tambahan bagi para pemain. Dukungan ini diharapkan dapat memberikan energi positif dan meningkatkan semangat juang para pemain di lapangan.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
