
Momen ketika kaki Wahyudi Hamisi mengenai kepala Bruno Moreira.
JawaPos.com – Insiden tendang kepala yang dilakukan pemain PSS Sleman, Wahyudi Hamisi, kepada Bruno Moreira masih ramai diperbincangkan.
Bahkan, Komisi Disiplin (Komdis) PSSI berencana memanggil dua pemain Persebaya, Ripal Wahyudi dan Bruno Moreira, untuk dimintai keterangan sebelum membuat keputusan.
Rencana itu dibenarkan Nanang Prianto selaku media officer Persebaya. Lewat akun media sosial Instagram @persebayafans.27, keduanya segera dipanggil Komdis PSSI.
“Iya benar. Ripal dan Bruno akan dimintai keterangan oleh Komdis malam ini via daring," ujar Nanang Prianto.
“Komdis ingin mendengarkan langsung kejadian dari sudut pandang korban, yaitu Bruno Moreira. Ripal Wahyudi juga ikut dimintai keterangan bersama Bruno. Karena saat kejadian, Ripal sedang membawa bola.”
“Bruno Moreira akan menjelaskan kronologi tindakan brutal Wahyudi Hamisi itu. Komdis ingin menghimpun semua jawaban dan keterangan agar kemudian bisa mengambil keputusan bijak. Komdis PSSI akan mendengarkan pengalaman Bruno Moreira sambil mencatat setiap detail yang disampaikan,” berikut pernyataan Nanang di laman Instagram tersebut.
Komdis ingin mendengarkan penjelasan keduanya, karena pihak PSS sempat melakukan pembelaan lewat unggahan di Instagram @pssleman, di mana Wahyudi Hamisi meminta maaf atas peristiwa tersebut.
Sementara netizen bingung dengan pemanggilan tersebut. Mereka mempertanyakan itu karena bukti insiden lewat video yang dikirim pihak Persebaya kepada PSSI sudah sangat jelas.
“Masa masih butuh keterangan lagi. Kan sudah jelas bgt,” timpal @panggilaja_fi.
“Rodok longor wong komdis iki... bukti video wes jelas" onok atek takon pemain barang,” ujar @ipank_bonpas.
“Nonton teko video lak wes ero ekspresine pas nendang, pas ngacung jari tengah sengojo opo gak iku eroh…hahaha sekelas liga inggris g mungkin nyelidiki kasus takok pemain,” imbuh @denbagussecond.id.
“Ancene podo picek kabeh wong iki yo matane gaisok delok vidio taa yaopo... Tak enteni sanksi mu koyok opo yo ojok sampek mek gede duwek tok @pssi @erickthohir,” ujar @halimatusdyh_.
Sementara netizen lain lebih kepada rasa penasaran menanti keputusan Komdis setelah memanggil keduanya. Mereka akan mengawal peristiwa ini agar Wahyudi Hamisi mendapat sanksi setimpal.
“Kawal sampai si pemain penghancur karir orang. Bisa saja Bruno hilang ingatan tak sadarkan diri bahkan meninggal karna kepalanya terkena ulti,” timpal @adjaalif_.
“Kawal Sampai Di Banned Seumur Hidup,” tulis @masykur_34.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
