Winarno kini bekerja di SMPN 26 Kota Surabaya.
Puluhan bahkan ratusan pemain silih berganti membela Persebaya Surabaya. Namun, sosok yang satu ini akan selalu dikenang karena gol cepatnya.
Sidiq Prasetyo, Surabaya
GOL super cepat yang terjadi sebelum genap menit pertama kick off itu memang sudah berumur 29 tahun lalu. Namun, bagu Winarno pertandingan melawan Persipura itu tak pernah hilang dan tidak akan terlupakan dalam memorinya.
Bagaimana tidak, gol yang dicetaknya ke gawang Persipura itu membuat Winarno sampai sekarang tercatat sebagai pencetak gol tercepat bagi Persebaya.
''Saya melakukannya ke gawang Persipura Jayapura. Gol itu di Liga Indonesia I atau musim 1994/1995,'' kenang Winarno pada Minggu (11/2).
Bahkan, dia masih ingat betul peristiwa itu. Winarno masih bisa bercerita secara detail bagaimana gol yang dicetaknya di Stadion Mandala Jayapura yang merupakan kandang Persipura.
Saat kickoff, bola dari tengah lapangan ditendang penyerang Persebaya Dodik Suprayogi kepada Yusuf Ekodono. Oleh Yusuf bola diumpankan jauh kepadanya yang sudah masuk ke kotak penalti.
''Saya kontrol bolanya dulu, baru saya tendang dengan kaki kiri. Kiper Persipura tak bisa menjangkaunya,'' ungkap Winarno.
Gol itu membuat Persebaya akhirnya bisa memenangkan pertandingan dengan skor 5-3. Empat gol Green Force, julukan Persebaya, lainnya disumbangkan Yusuf Ekodono menit ke-49, Ibnu Grahan (63'), Muzaki (70'), dan Achmad Said (75').
Sedang tiga gol tim Mutiara Hitam, julukan Persipura, dihasilkan oleh Izak Fatari menit ke-15, Ferdinand Fairo (55'), dan Gardino Ivakdalam (59').
''Di koran ditulis menit pertama. Tapi, seingat antara detik 25-30,'' kata Winarno yang terus menyimpan foto potongan koran Jawa Pos di telepon genggamnya itu.
Baginya, membela Persebaya merupakan sebuah kebanggaan. Apalagi, di musim sebelumnya, namanya masuk setelah terpantau tampil gemilang membela Persiraja Banda Aceh dalam sebuah kejuaraan sepak bola di Pekanbaru, Riau.
''Saya terpilih jadi pemain terbaik dan kabar itu sampai ke Surabaya. Saya kemudian dipanggil mengikuti seleksi Persebaya oleh pelatih Mudayat, dan lolos,'' kenang lelaki yang dulunya dibesarkan di klub Suryanaga tersebut.
Sayang, gol cepat di Liga Indonesia I itu tak membuat karir Winarno cemerlang. Dia hanya bertahan satu musim dan harus berpindah-pindah klub.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
