Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 11 Januari 2024 | 22.43 WIB

4 Hal yang Bisa jadi Alasan STY Mengambil Keputusan Mencoret Saddil Ramdani dari Skuad Timnas Indonesia untuk Piala Asia 2023

STY tidak memanggil Jordi Amat lantaran sang pemain masih pemulihan cedera selama lebih kurang empat pekan saat membela klubnya di Liga Malaysia. - Image

STY tidak memanggil Jordi Amat lantaran sang pemain masih pemulihan cedera selama lebih kurang empat pekan saat membela klubnya di Liga Malaysia.

JawaPos.com - Saddil Ramdani resmi dicoret dari daftar pemain Timnas Indonesia untuk Piala Asia 2023 di Qatar. Keputusan dicoretnya Saddil Ramdani menuai beragam tanggapan dari warganet, ada yang kontra dan ada pula yang menganggap itu keputusan tepat Shin Tae Yong.

Belum jelas apa yang menjadi alasan Shin mencoret Saddil Ramdani. Namun, kepastian dicoretnya Saddil sudah dikonfirmasi oleh Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Sumardji.

Sebelum dicoret, pemain kelahiran 2 Januari 1999 itu adalah andalan STY di sayap kanan Timnas Indonesia. Tercatat, pemain Sabah FC itu hanya absen ketika Timnas melawan Burundi, Argentina, dan Iran. Sisanya Saddil bermain sebagai starter dan pengganti.

Melihat apa yang terjadi sebelum pencoretan, berikut beberapa hal yang bisa menjadi alasan bahwa keputusan Shin adalah tepat.

1. Evaluasi dari Uji Coba

Mengutip dari akun X @seniman_bola, pada uji coba jelang Piala Asia 2023, sisi sayap tidak berjalan maksimal. Hal itu disebabkan oleh berbagai faktor, seperti fisik yang belum kuat dan seringnya kehilangan bola dari sisi ini.

Karena merasa titik lemahnya di sayap, STY lebih memilih wide midfielder daripada sayap murni, dengan tujuan memperkuat lini tengahnya.

Kebetulan, dari beberapa sayap Timnas seperti Witan, Egy hingga Rafael memiliki atribut versatile atau bisa bermain lebih dari satu posisi, dibanding dengan Saddil yang merupakan sayap murni.

2. Banyak Kesempatan, tapi Kurang Maksimal

Saddil Ramdani adalah andalan Shin Tae Yong dalam laga yang dijalani Timnas Indonesia jelang Piala Asia 2023. Dalam data yang diunggah oleh pengamat sepak bola, Ardy Nurhadi Shufi dalam akun X-nya (@ardynshufi), Saddil hampir dimainkan di setiap tunamen oleh STY, meski tak rutin main di laga uji coba.

Tercatat, pemain Sabah FC itu cuma absen saat Timnas menjamu Burundi, Argentina, dan Iran. Dari banyaknya kesempatan, pemain yang dijuluki Gocekan Pecel Lele tersebut dirasa kurang maksimal oleh sang pelatih.

3. Persaingan Ketat Posisi Sayap

Di skuad Timnas Indonesia yang dibawa ke Piala Asia 2023, banyak pemain yang bisa bermain sebagai sayap, meski beberapa bukan merupakan sayap murni. Nama-nama seperti Marselino Ferdinan, Sandy Walsh, Edo Febriansah, Yakob Sayuri hingga Adam Alis, merupakan pemain yang pernah dicoba sebagai sayap oleh STY, meski mereka bukan berposisi asli sebagai sayap.

Dengan banyaknya pemain yang bisa bermain di sisi sayap, mantan pelatih Korea Selatan itu mencoret Saddil.

4. Shin Tae Yong Suka Pemain Versatile

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore