
Pelatih RANS Nusantara FC, Eduardo Almeida, menjelaskan alasan kekalahan timnya 3-0 dari tuan rumah Persita Tangerang.
JawaPos.com – RANS Nusantara FC gagal mendekati poin Persib Bandung di klasemen sementara setelah kalah dari Persita Tangerang pada pekan ke-20 Liga 1 musim ini.
Bertandang ke Stadion Indomilk Arena, Tangerang, Kamis (23/11) malam, tim berjuluk Magenta Force itu kalah telak 0-3.
Tiga gol Persita dicetak Rifky Septiawan pada menit ke-30, penalti Javlon Guseynov pada menit ke-38, dan gol dari Ezequiel Vidal pada menit ke-55. Hasil ini tentu membut pelatih Eduardo Almeida kecewa. Mantan pelatih Arema FC ini membeberkan alasan timnya bisa kalah di laga ini.
"Kami tidak membuat permainan yang bagus, dari lini belakang dan serang. Ada peluang membuat permainan menjadi lebih baik, (sebab) ada dua minggu. Jadi, selamat kepada lawan dan kami harus bekerja lebih keras untuk lebih baik dan menjadi lebih hebat pada pertandingan selanjutnya, tetapi pada pertandingan ini kami tidak bisa melakukan apa pun,” ujarnya selepas laga.
Selain itu, faktor pemain yang mengalami cedera jadi faktor lain membuat timnya kalah di laga ini. Almeida mengakui sangat kesulitan mengatur komposisi terbaik saat pemainnya banyak mengalami cedera.
"Selain itu, kami ada tiga atau empat pemain yang baru sembuh dari cedera. Jadi, kami berusaha mengelola situasi ini sebaik mungkin dan berharap juga kami dapat konsisten. Kami juga kehilangan center back kami yang sebelumnya memberikan konsistensi bagi tim kami sebagai strategi yang sangat penting kami. Kami harus bekerja mengatasi situasi ini," sambungnya.
"Ketika kami mempunyai beberapa pemain penting yang mengalami cedera, 100 persen sulit untuk tetap konsisten karena kami harus melakukan perubahan setiap saat dan sudah terjadi dua game. Saat ini, Kiko sudah kembali setelah dua laga. Kami sadar kekurangan center back. Jadi, kami mencoba melakukan yang terbaik sesuai kemungkinan yang kami miliki,” tutupnya.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
