Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 12 September 2022 | 23.11 WIB

Deltras Dikalahkan PSBS Biak lewat Penalti Aneh dan Kontroversial

Tim Media Deltras  LEPASKAN TEMBAKAN: Penyerang Deltras Dwiki Mardiyanto dikawal ketat oleh kapten PSBS Biak Patrias Rumere di Stadion Cenderawasih kemarin. - Image

Tim Media Deltras LEPASKAN TEMBAKAN: Penyerang Deltras Dwiki Mardiyanto dikawal ketat oleh kapten PSBS Biak Patrias Rumere di Stadion Cenderawasih kemarin.

JawaPos.com-Hal yang ditakutkan Deltras FC terjadi. Faktor nonteknis membuat The Lobster mendapat noda pertama Liga 2 musim ini. Mereka dikalahkan PSBS Biak 0-1 di Stadion Cenderawasih kemarin sore.

Gol semata wayang itulah yang menjadi masalah. Semua bermula pada menit ke-75. Kapten PSBS Patrison Rumere melakukan crossing ke pertahanan Deltras. Tapi, striker Richard Matui berada dalam posisi offside. Dia kemudian bersenggolan dengan bek Deltras Amabel Pratama.

Richard lalu terjatuh. Sang wasit, Kasman, langsung menunjuk titik putih. Eksekusi penalti Marten Raweyai itulah yang memastikan kemenangan tuan rumah.

Pelatih Deltras Ibnu Grahan dibuat muntap. Dia sejatinya sudah curiga dengan kepemimpinan wasit sejak awal laga. ”Tapi, di babak kedua wasit semakin menjadi-jadi,” kata Ibnu kepada Jawa Pos.

Dia tidak habis pikir atas keputusan wasit. Tapi, dia tidak bisa melakukan apa-apa.

”Kami kebobolan melalui penalti. Ya, dimaknai sendirilah penalti untuk tuan rumah itu seperti apa,” tegas pelatih asli Surabaya itu. Dia tidak mau melakukan protes. ”Ini jadi PR bagi LIB dan PSSI untuk berbenah,” tambahnya.

Padahal, dia menyatakan, anak asuhnya sudah tampil bagus. ”Secara peluang juga ada. Tapi, kami malah dikalahkan dengan cara seperti itu,” keluh Ibnu.

Bek Deltras FC Gilang Oktavana merasakan hal serupa. Dia mengaku sudah bekerja keras. ”Tapi, hasil tidak berpihak kepada kami. Kami tidak puas dengan kepemimpinan wasit,” terangnya.

Di sisi lain, pelatih PSBS Ega Raka Galih ogah berbicara banyak soal wasit. Dia meminta pihak Deltras untuk tidak terlalu sambat.

”Di laga pertama saat melawan Putra Delta Sidoarjo di Blitar, kami juga banyak dirugikan wasit. Tapi, saya tidak mau banyak berkomentar soal itu. Karena saya orang teknis. Jadi, tidak etis membahas soal wasit,” katanya.

Dia menganggap anak asuhnya sudah bermain bagus sehingga layak meraih kemenangan di kandang.

”Sebenarnya Deltras maupun PSBS sama-sama main bagus. Tapi, keberuntungan ada di pihak kami karena mampu mencetak gol,” ujar Ega.

Editor: Ainur Rohman
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore