Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 23 Agustus 2022 | 17.06 WIB

Persebaya vs PSIS Semarang, Duel Duo Jepang

ANGGER BONDAN/JAWA POS - Image

ANGGER BONDAN/JAWA POS

JawaPos.com - Ketika kali pertama bergabung dengan Persebaya Surabaya, Sho Yamamoto langsung memanggul beban berat. Dia harus bisa mereplika performa kompatriotnya, Taisei Marukawa, yang musim lalu tampil prima bersama Green Force. Pemain asal Jepang itu bahkan menjadi pemain terbaik Liga 1 pada musim debutnya tersebut.

Jelas bukan raihan yang gampang dinapaktilasi, apalagi dilampaui.

Namun, di sisi lain, di klubnya sekarang, PSIS Semarang, beban Marukawa juga tidak ringan. Ekspektasi sangat tinggi dibebankan kepadanya seiring dengan nilai kontraknya yang kabarnya melambung. Laskar Mahesa Jenar jelas berharap dia bisa setajam musim lalu: mencatat 17 gol dan 10 umpan gol.

Sore ini duo Jepang yang sama-sama memanggul beban berat itu bertemu di Gelora Bung Tomo, Surabaya. Mereka akan bertarung untuk merebut poin absolut.

Sebelum bermain di Persebaya, Yamamoto adalah andalan klub Liga 1 Montenegro bernama FK Iskra Danilovgrad. Dua musim bermain, pemain 25 tahun itu turun 47 kali dan mencetak empat gol. Dia juga pernah mencicipi atmosfer Europa League pada musim 2020–2021. Jadi, secara CV, dia sebenarnya lebih mentereng ketimbang Marukawa.

Yamamoto paham akan ekspektasi tinggi kepadanya buntut efek Marukawa musim lalu. ”Dia (Marukawa) bermain bagus musim lalu yang membuat banyak klub ingin pemain Jepang,” jelasnya.

Pria kelahiran Tokyo itu tidak peduli jika dibanding-bandingkan dengan Marukawa. Yamamoto hanya ingin bermain maksimal di setiap laga. ”Saya hanya ingin mencetak gol dan assist di tiap laga. Dan, tentu saja yang paling penting membuat Persebaya menang,” terangnya.

Dua gol dicetaknya dalam lima pertandingan terakhir. Dia juga mencatatkan satu assist atau umpan gol. Yamamoto menyatakan, dua gol yang sudah dicetaknya itu membuatnya lebih percaya diri. Dia terus ingin memberikan bukti kepada suporter Persebaya bahwa manajemen tidak salah merekrutnya musim ini. ”Saya juga sudah nyaman dengan tim. Sudah nyaman dengan cara bermainnya juga,” jelasnya kepada Jawa Pos.

Malah, jika masih ada yang meragukannya, Sho akan semakin termotivasi. Dia butuh kritikan atas penampilannya di setiap pertandingan untuk lebih baik lagi. ”Saya profesional. Jadi, saya akan terus bekerja keras untuk Persebaya,” tegasnya.

Menurut pelatih Persebaya Aji Santoso, Yamamoto bermain bagus dalam lima pertandingan terakhir. ”Dia sudah maksimal. Bermain bagus atau tidak tak dilihat dari gol, tapi bagaimana bermain untuk tim,” ungkapnya.

Bagi Marukawa, bisa bermain di GBT adalah salah satu impiannya. Bahkan, dia masih ingat pernah membuat Instagram story di akun Instagram pribadi bahwa dirinya ingin bermain di GBT ketika berkostum Persebaya. Maklum, musim lalu pertandingan dihelat tanpa penonton. Keinginannya itu terwujud ketika kini dia berseragam PSIS dan menjadi lawan Alwi Slamat dkk.

Bagi dia, tidak ada masalah. Marukawa tetap tidak sabar ingin bermain di GBT meski menjadi lawan. ”Saya sudah tidak sabar bermain di sini,” katanya.

Pria kelahiran Hiroshima itu sadar betul akan mendapat tekanan dari Bonek. Dia paham betapa kecewanya para pendukung Persebaya ketika dirinya memutuskan pindah ke PSIS awal musim ini. ”Saya sedikit takut soal teror itu besok (hari ini, Red). Tapi, tidak ada masalah. Saya tetap akan bertarung di lapangan,” ungkapnya.

Marukawa juga masih mengamati Persebaya. Dia tahu betul, dalam skuad Persebaya saat ini, ada pemain asal Jepang pengganti dirinya, Yamamoto. ”Dia pemain yang bagus. Saya melihatnya beberapa kali, tapi tidak mengenalnya secara pribadi,” jelasnya.

Marukawa menegaskan masih sangat menghormati Persebaya dan fansnya. Karena itu, dia berjanji tidak melakukan selebrasi jika mencetak gol. ”Tidak, saya tidak tega melakukan itu. Saya respek terhadap tim ini (Persebaya),” tuturnya.

Marukawa memang menjadi andalan PSIS dalam urusan mencetak gol di Liga 1 saat ini. Khususnya di lima pertandingan terakhir. Absennya Carlos Fortes membuatnya sangat diharapkan menjadi juru selamat.

Sejauh ini dia mencetak tiga di antara tujuh gol PSIS di lima pertandingan terakhir. Pelatih PSIS Sergio Alexandre menilai penampilan Marukawa tidak ada bedanya dengan ketika masih bermain di Persebaya. Tetap berkualitas dan memiliki skill tinggi.

Marukawa juga dikatakannya mampu bermain dengan beragam taktik. Artinya, sang pemain sudah klop dengan cara bermain PSIS yang berbeda jauh dibanding Persebaya. ”Dan, saya berharap dia bisa terus lebih baik,” tutur Sergio.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore