
DISUSUPI MAFIA: Laga Gresik Putra saat menghadapi NZR Sumbersari (kostum biru) di Stadion Gajayana pada 12 November lalu. ASPROV JATIM
JawaPos.com-Pengelola Gresik Putra Paranane FA Zha Eka Wulandari mencium kecurigaan bahwa pemainnya terlibat pengaturan skor. Kecurigaan itu muncul sejak dia ditelepon seseorang berinisial Y.
Orang tersebut menawarinya sejumlah uang agar timnya mengalah ketika melawan NZR Sumbersari pada 12 November lalu. Dan, saat itu Gresik Putra memang kalah 0-1 dari NZR. ”Saya langsung melapor ke Asprov PSSI soal inisial Y ini. Saya serahkan buktinya,” ujar Zha.
Tidak berhenti sampai di situ. Dia langsung melakukan proteksi. Sejumlah gerakan dilakukan. Mulai merekam semua gerak-gerik pemain hingga pesan-pesan yang masuk ke smartphone pemain.
Benar saja. Malam sebelum pertandingan melawan Persema Malang, tepatnya pada 14 November, dua pemain dan satu kitman keluar dari mes. ”Ternyata dia bertemu dengan runner dan diminta mengalah ketika melawan Persema,” ungkapnya.
Zha pun bergerak. Dia sempat bertanya langsung kepada kedua pemain berinisial AC dan HPS plus kitman berinisial DGR. ”Pelatih juga sempat bertanya. Tapi, mereka tidak ngaku,” katanya.
Zha langsung bertolak ke Surabaya untuk bertemu dengan Komisi Disiplin (Komdis) Asprov PSSI Jawa Timur. Dia melaporkan indikasi pengaturan skor. Benar saja, saat melawan Persema keesokan harinya (15/11), timnya dibantai dengan skor 1-5.
Tanpa berpikir panjang, Zha kembali menghubungi dua pemain tersebut. ”Kali ini dengan bukti foto dan rekaman. Akhirnya, mereka mengaku. Dari situ saya merasa seperti dibodoh-bodohi pemain sendiri,” kenangnya.
Tanpa berpikir panjang, Zha memecat dua pemain beserta kitman tersebut. Pada hari kekalahan timnya, dia membuat laporan kedua kepada Komdis Asprov PSSI Jatim.
”Sekarang semua detail bukti di tangan asprov. Saya berani speak up begini karena ada jaminan dari Ketua Umum Asprov Ahmad Riyadh bahwa asprov akan serius memberantas pengaturan skor di Liga 3,” tegasnya.
Ketua Komdis Asprov PSSI Jatim Samiadji Makin Rahmat membenarkan adanya laporan tersebut. Dia menuturkan bahwa saat ini pihaknya masih mendalami bukti-bukti yang ada. ”Dalam waktu dekat, kami panggil pihak-pihak yang dilaporkan,” terang Makin.
Makin menyatakan, pihaknya tidak bisa gegabah. Sebab, ada indikasi pengaturan skor ini melibatkan banyak pihak. ”Kami harus hati-hati betul agar tidak terjadi kesalahan,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Asprov PSSI Jatim Dyan Puspito Rini menegaskan bahwa pihaknya akan serius mendalami indikasi pengaturan skor ini. Dia malah menjamin yang terlibat bakal mendapat ganjaran setimpal. ”Kalau ada indikasi yang bisa kami bawa ke jalur hukum, kami akan libatkan kepolisian,” tegas Dyan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Landsliðið Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Skor Slovenia vs Makedonia Utara di Liga Nations UEFA: Fantje Kalahkan Tim Tamu
Prediksi Skor Skotlandia vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Kalahkan Tuan Rumah dengan Skor Telak
Prediksi Skor Skor Lithuania vs Andorra, Laga Persahabatan: Tuan Rumah Berpeluang Menang
Prediksi Skor San Marino vs Albania di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjte Menang Telak di Dogana
Prediksi Skor Filipina vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: The Azkals Menang Tipis Atas The Shaheens
Prediksi Skor Jamaika vs Honduras di CONCACAF Nations League: Reggae Boyz Menang Meyakinkan?
Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Tuan Rumah Dibayangi Rapuhnya Lini Pertahanan
Prediksi Finlandia vs Belarus di UEFA Nations League: Pohjanpalo Siap Lanjutkan Ketajaman

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022