Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 1 Desember 2020 | 21.37 WIB

Jadi Bulan-bulanan Netizen, CEO dan Manajer Barito Putera Menghilang

20 Amiruddin Bagus Kahfi Alfikri dan 2 Amiruddin Bagas Kaffa Arrizqi usai Laga Internasional Friendly Match di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, kemarin. Allex Qomarulla/Jawa Pos - Image

20 Amiruddin Bagus Kahfi Alfikri dan 2 Amiruddin Bagas Kaffa Arrizqi usai Laga Internasional Friendly Match di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, kemarin. Allex Qomarulla/Jawa Pos

JawaPos.com − Kegagalan Bagus Kahfi bergabung dengan klub Belanda FC Utrecht mencuatkan polemik. Barito Putera sebagai klub yang memegang kontrak profesional sang pemain jadi bulan-bulanan netizen.

Laskar Antasari dianggap terlalu egois karena tak mau melepas bintang timnas Indonesia U-19 itu ke FC Utrecht.

Berbagai rumor bermunculan. Mulai FC Utrecht yang tidak mau membayar sisa kontrak Bagus di Barito Putera hingga tidak adanya etika yang baik dari Bagus kepada Barito Putera.


Sayang, sampai saat ini, pihak Barito Putera tidak mau mengeluarkan statement apa pun perihal batalnya Bagus bergabung FC Utrecht.

Bahkan, Jawa Pos yang sudah berusaha menghubungi CEO Barito Putera Hasnuryadi Sulaiman, Manajer Mundari Karya, hingga Sekretaris Ainul Ridho tidak mendapat jawaban.

PSSI yang juga ikut bertanggung jawab karena mengikutkan Bagus berlatih bersama Garuda Select edisi pertama dan kedua menyatakan tidak bisa ikut campur. Direktur Teknik PSSI Indra Sjafri menyebut, polemik Bagus bukan ranah federasi.

Sebab, masalah kontrak adalah urusan antarklub yang bersangkutan. ’’Terkait Bagus, miskomunikasi dari awal karena dia disalurkan ke klub lain sebelum dikembalikan ke klub,’’ terangnya.

Seperti diketahui, PSSI bersama Mola TV membuat program Garuda Select. Program yang bertujuan memberikan pelatihan terbaik kepada pemain Indonesia di Inggris selama enam bulan tiap tahunnya.

Nah, Garuda Select melalui Direktur Teknik Dennis Wise mencoba menawarkan Bagus ke FC Utrecht. Di sini polemik itu muncul. Menurut Indra, seharusnya, sebelum penawaran itu diajukan, pihak Garuda Select berkomunikasi dengan Barito Putera yang sudah mengikat kontrak sang pemain selama tiga musim.

’’Mola TV kalau memang mau menyalurkan harus berkomunikasi baik dengan klub dan tidak cukup hanya bicara dengan pemain ataupun orang tua pemain yang bersangkutan,’’ beber Indra.

Apa yang dikatakan Indra senada dengan keterangan salah seorang agen pemain Indonesia Muly Munial. Menurut dia, ada komunikasi yang keliru antara Bagus dan Barito Putera.

’’Karena saya kenal Pak Hasnur seperti apa. Beliau akan lakukan apa saja untuk kemajuan sepak bola. Buktinya, dia rela Bagus ke Inggris walau Barito Putera butuh untuk kompetisi. Saya pikir ini hanya masalah etika saja,’’ bebernya.

Muly menuturkan, polemik yang didapat Bagus ini bisa jadi pelajaran berharga. Baik itu kepada pemain, orang tua pemain, klub, maupun agen. Sebab, kontrak yang sudah ditandatangani seorang pemain harus ditaati dengan baik.

Muly mengungkapkan, para pemain mudanya memang banyak ditawari kontrak jangka panjang oleh klub-klub di Indonesia. Dia tak lantas mengiyakannya. ’’Saya harus melihat potensi pemain bisa main di luar negeri atau tidak. Karena main di luar negeri itu kesempatan emas bagi pesepak bola,’’ jelasnya.

Karena itu, Muly selalu memberikan beberapa opsi dalam klausul kontrak. Misalnya saja klub lokal yang mau mengontrak mau melepas pemain secara free jika ada klub luar negeri yang berminat.

’’Atau juga bisa ditulis harus bayar kompensasi berapa jika masih terikat kontrak. Semua itu harus tertulis, tidak bisa dari sisi kekeluargaan saja,’’ bebernya.

Muly mengaku tidak mau masuk ke ranah Bagus vs Barito Putera. Dia juga tidak ingin menyalahkan siapa pun. ’’Yang pasti ini bisa jadi pelajaran untuk semua pemain. Terutama yang sudah berniat main ke luar negeri. Untuk Bagus, memang ini kesempatan langka dan gagal didapat akhirnya. Semoga tetap semangat dan ada kesempatan lain yang datang,’’ harapnya.

Editor: Ainur Rohman
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore