
Aji Santoso, pelatih Persebaya memanggil Osvaldo Haay, winger Persebaya untuk segera masuk ke lapangan saat pertandingan Liga 1 2019 melawan tim Perseru Badak Lampung FC di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya , kemarin (21/12). FOTO: Angger Bondan/Jawa Pos
JawaPos.com – Kualitas Patrich Wanggai sebagai penyerang sudah teruji di beberapa klub Liga 1 yang dibelanya. Bahkan, mantan pemain tim sepak bola Papua Barat pada PON 2008 itu pernah membela timnas Indonesia. Tapi, dia juga dikenal punya reputasi sebagai pemain bengal.
Ketika membela Kalteng Putra musim lalu, dia pernah terkena hukuman sanksi larangan bermain dua laga dan denda dari Komdis PSSI gara-gara ulahnya saat melawan Persib Bandung. Ketika itu, pemain berusia 31 tahun itu menendang bek Achmad Jufrianto.
Photo
Persebaya Surabaya
Bahkan, jumlah kartu kuning yang didapatkan Patrich lebih banyak ketimbang gol yang dicetaknya. Musim lalu, dia mencatat Sembilan kartu kuning dan mencetak tujuh gol. Juga, mengoleksi satu kartu kuning. Musim sebelumnya, dia mencatat tiga kartu kuning.
Namun, di luar itu, Patrich dikenal sebagai striker yang sangat berbahaya ketika berada di kotak penalti. Meski lebih sering turun sebagai pengganti, perannya seringkali vital dalam menentukan raihan poin tim yang dibelanya. Baik saat di Persib Bandung, Sriwijaya FC, maupun Kalteng Putra.
Nah, kualitasnya sebagai pemain itulah yang dibutuhkan Persebaya. Musim lalu, dari 27 laga bersama Kalteng Putra, selain tujuh gol dan empat assist, dia mencatatkan 20 kali umpan kunci. Jadi, secara skill, dia sosok yang pas untuk menjadi pelapis bagi David da Silva.
”Persebaya bermain di empat kompetisi, tentu saja sangat riskan kalau hanya David seorang di posisi striker,” kata Aji Santoso di situs resmi klub. ”Patrich saya plot untuk menjadi opsi di posisi striker,” lanjutnya.
Soal reputasi bengal Patrich, Aji tidak khawatir. ”Saya yakin dia (Patrich, Red) akan menjadi anak baik di Persebaya. Saya sudah lama mengenal dia,” lanjut mantan pelatih Persela Lamongan dan PSIM Jogjakarta itu.
Patrich juga menegaskan bahwa dia ingin menjadi pemain tim dalam Persebaya. ”Saya pikir pertama dulu tim. Yang terpenting tim menang. Mudah-mudahan kehadiran saya bisa memberikan yang terbaik untuk Persebaya,” jelas Patrich.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
