
Vigit Waluyo yang disebut-sebut terlibat dalam pengaturan skor sepak bola Indonesia saat ini. Vigit tidak dikenal oleh Sekjen PSSI
JawaPos.com - Sekjen PSSI, Ratu Tisha, buka suara soal nama Vigit Waluyo. Dia mengaku sama sekali tak kenal terkait sosok yang belakangan jadi buah bibir sepak bola Indonesia tersebut. Vigit disebut-sebut yang mendalangi pengaturan skor yang saat ini marak diberitakan.
Nama Vigit Waluyo memang sempat tersangkut dalam kasus sepak bola gajah antara PSS Sleman vs PSIS Semarang beberapa tahun lalu. Kini, namanya kembali dikaitkan dengan kasus-kasus terbaru.
Bambang Suryo, mantan dalang pengaturan skor Indonesia sempat menyebut kalau Vigit punya peran yang kuat. Dalam acara Mata Najwa, Rabu (28/11) malam WIB, dia bahkan bilang kalau petinggi PS Mojokerto Putra tersebut berhubungan langsung dengan bandar judi.
Tentu hal itu menjadi sorotan PSSI. Ratu Tisha sendiri mengaku sama sekali tak kenal dengan sosok yang karib disapa VW tersebut.
"Soal Vigit, saya tak kenal dan tak pernah bertemu dengannya," ungkap Tisha dalam acara diskusi bersama wartawan, Jumat (30/11).
Pendiri Labbola itu menegaskan tak mengenal Vigit baik secara organisasi maupun pribadi. "PSSI itu badan, jadi ada banyak anggota. Secara pribadi saya juga tak mengenalnya," tutup Ratu Tisha.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
