
Insiden kericuhan yang terjadi usai pertandingan antara PSM Makassar kontra Borneo FC, di Stadion Mattoangin, Sabtu (19/5) malam WIB
JawaPos.com - Pertandingan antara tuan rumah PSM Makassar menjamu Borneo FC di Stadion Andi Mattalatta, Sabtu (19/5) malam WIB berlangsung alot. Kekalahan yang dialami Borneo FC dengan skor 0-1 berbuntut kericuhan yang melibatkan pemain tim tamu dengan perangkat pertandingan, terutama wasit.
Kerasnya permainan sepanjang laga, khususnya saat memasuki babak kedua, membuktikan kedua tim ingin meraih kemenangan. Alhasil hujan kartu kuning terjadi. Kartu kuning pertama diberikan wasit Handri Kristanto terhadap pemain tim tamu Wahyudi Setiawan pada menit ke-8 karena melanggar Wiljan Pluim.
Kemudian, Sultan Samma pada menit ke-45 mendapat kartu kuning karena melanggar Marc Klok. Memasuki babak kedua, giliran pemain PSM, Steven Paulle yang mendapat kartu kuning tepatnya pada menit ke-62 karena menjatuhkan sesama pemain Prancis, Julieb Faubert. Tak lama berselang, tepat pada menit ke-65, Hasyim Kipuw mendapat kartu kuning karena menjatuhkan Srdan Lopicic. Disusul Asnawi Mangkualam yang menerima kartu kuning pada menit ke-67.
Memasuki paruh waktu babak kedua hingga jelang menit akhir, 4 pemain Borneo FC secara beruntun mendapatkan kartu kuning. Pada menit 88 kiper Nadeo Arga Winata, kemudian Ahmad Maulana pada menit 89, Leonard Tupahamahu menit 90, dan menyusul Titus Bonai pada menit 90+3. Total 9 kartu kuning dikeluarkan wasit dalam laga tersebut.
Guy Junior menjadi penentu kemenangan PSM lewat tendangan bebas pada menit akhir. Usai pertandingan, situasi langsung ricuh. Pantauan JawaPos.com di lokasi, wasit Handri Kristanto usai laga dan asisten wasit Subhan dan Moch Fadhil langsung diamankan oleh aparat kepolisian.
Striker Pesut Etam, Titus Bonai, tiba-tiba lari dari pinggir ke tengah lapangan untuk menghampiri wasit. Aparat yang sigap, mencoba menghalangi Tibo yang meronta untuk mendekati wasit. Tak lama berselang, setelah wasit diamankan untuk masuk ke ruang ganti, sejumlah pemain Borneo FC geram dan berusaha mendekati wasit kembali.
Belum sampai di lorong masuk ruang ganti tepat di depan bench pemain, Marlon Da Silva, striker Borneo FC terlihat ikut meronta dan menghampiri wasit. Aparat keamanan, tim pengawas, dan pelaksana pertandingan serta sejumlah pemain Borneo FC terlihat saling dorong.
Marlon yang meronta terjatuh di pinggir lapangan setelah mencoba ditenangkan oleh aparat kepolisian. Wasit dan perangkat pertandingan kemudian segera diamankan masuk ke ruangan. Kondisi bisa tenang setelah aparat kepolisian terus mencoba menenangkan kondisi pemain Borneo FC yang tersulut emosi.
Belum diketahui jelas penyebap kemarahan para pemain Borneo FC hingga munculnya insiden tersebut. Pelatih Borneo FC, Dejan Antonic, enggan berkomentar banyak. "Tak ada komentar tentang itu (kericuhan). Yang jelas semua pemain kami sudah bermain bagus," beber Dejan Antonic dalam jumpa pers usai laga.
Eks juru racik Persib Bandung itu enggan terlalu banyak berkomentar terkait insiden tersebut. Pihak PT LIB, I Gede Subrata mengatakan akan mengambil sikap tegas terkait insiden memalukan itu. "Kami akan laporkan semuanya ke pusat karena pertandingan PSM kontra Borneo FC ditayangkan secara langsung di televisi," singkatnya saat ditemui JawaPos.com.

Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
13 Rekomendasi Tempat Liburan di Malang dengan Pilihan Wisata Alam, Hiburan, dan Spot Santai yang Membuat Pikiran Lebih Fresh
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
