
Petugas kepolisian turun tangan untuk menenangkan kericuhan dalam laga Persibo vs Blitar Poetra
JawaPos.com - Pertandingan laga terakhir putaran pertama Liga 3 Regional Jawa Timur, Persibo Bojonegoro melawan Blitar Poetra berakhir dengan skor 1-1. Laga di Stadion Letjen H. Soedirman Bojonegoro, Minggu (22/4), itu sempat diwarnai kericuhan.
Pada babak kedua pertandingan menjadi memanas. Terbukti, wasit Farid Riesdianto asal Sidoarjo, Jatim mengeluarkan delapan kartu kuning dan dua kartu merah. Dua kartu kuning untuk tuan rumah dan selebihnya diberikan kepada tim tamu.
Kedua gol dalam laga itu masing-masing dicetak pada babak kedua. Persibo tertinggal terlebih dahulu lewat tendangan Mayunda Virlo pada menit ke-88. Gol dari pemain nomor 10 itu tidak bertahan lama, selang satu menit kemudian Laskar Angling Dharma berhasil menyamakan kedudukan melalui tendangan M. Andi Sektiawan pada menit 89.
Setelah gol penyeimbang tercetak, pertandingan sempat memanas dan ricuh. Bahkan, sempat diwarnai kontak fisik. Beruntung dapat dihentikan. Bahkan, akibat kerusuhan tersebut suporter Laskar Angling Dharma sempat tersulut emosinya dan melontarkan cemoohan kepada ofisial Blitar Poetra.
Sebelumnya, ofisial Blitar Poetra juga terlibat adu mulut dengan wasit maupun pengawas pertandingan. Mereka menilai dua kartu merah yang diberikan kepada pemain Blitar Poetra sangat tidak wajar. Bahkan, pihak keamanan juga sampai turun tangan untuk menenangkan situasi.
Setelah permainan terhenti sekitar lima menit, pertandingan kembali dilanjutkan. Tetapi, skor tak berubah hingga laga berakhir. Dengan hasil tersebut, Blitar Poetra yang baru melakoni lima laga mengoleksi 13 angka. Sedangkan Persibo harus menutup paruh musim dengan 9 poin.
Sementara itu, pelatih Persibo, Jordi Kartiko menyayangkan anak asuhnya tidak bisa unggul dalam pertandingan krusial tersebut. Menurut Jordi, Persibo seharusnya bisa menang, sebab memiliki banyak peluang untuk mencipktakan gol.
"Para pemain terlihat percaya diri, tapi karena pemain depan tidak bisa memanfaatkan bola dengan baik, kami hanya mendapat satu gol," terang Jordi usai pertandingan.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
