
Rachmat Irianto ikuti jejak langkah ayahnya, Bejo Sugiantoro, bersama Persebaya
JawaPos.com - Rachmat Irianto sukses menapaki jejak ayahnya, Bejo Sugiantoro, mengantarkan Persebaya Surabaya juara. Rian - sapaan akrabnya, berhasil membawa Persebaya menjadi juara Liga 2 2017, sekaligus promosi ke Liga 1 musim mendatang.
Sang ayah juga pernah mengangkat Persebaya dari kasta kedua ketika mengabdi untuk Green Force pada periode 2004-2008. Ketika itu, Bejo berhasil membawa Persebaya juara Divisi 1 tahun 2006 dan promosi ke Divisi Utama pada musim berikutnya.
Sebelas tahun berselang, giliran Rian yang meneladani prestasi Bejo bersama Persebaya. Bek yang masih berusia 18 tahun itu mengantarkan Green Force juara Liga 2 2017. Bejo mengaku sangat bangga dengan kesuksesan putra sulungnya bersama Persebaya.
"Sebagai ayah, saya pasti senang. Di usianya yang masih 18 tahun dia bisa membawa Persebaya juara. Saat berada di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saya juga menangis lihat Persebaya juara," beber mantan pelatih Persik Kediri itu kepada JawaPos.com.
Di sisi lain, Rian juga bangga menjadi bagian dari kesuksesan Persebaya. Rasa bangga itu kian meninggi karena Rian berhasil mengikuti jejak ayahnya untuk mempersembahkan gelar juara kepada tim kebanggaan warga Surabaya tersebut.
"Saya senang sekali karena bisa membawa Persebaya juara, seperti yang dilakukan ayah saya dulu," aku Rian.
Rian lalu teringat ketika dirinya ikut merayakan gelar Persebaya juara Divisi Utama tahun 2004 silam. Usianya belum genap lima tahun kala itu. Namun Rian diajak ikut merayakan juara bersama ayahnya.
Selepas mengantarkan Persebaya juara Liga 2, Rian memasang target lebih tinggi pada kompetisi Liga 1 musim depan. "Semoga pada tahun 2018 mendatang saya bisa lebih banyak berkontribusi untuk Persebaya," harap pemilik nomor punggung 13 di Persebaya itu.
Wajar apabila Rian berharap demikian. Sebab menit bermainnya sangat minim. Rian hanya turun dalam tiga pertandingan. Dia cuma bermain selama 200 menit pada musim ini. Minimnya jam terbang di klub salah satunya disebabkan Rian harus mengikuti program jangka panjang bersama Timnas U-19.
Rachmat 'Rian' Irianto:
Tanggal Lahir: Surabaya, 3 September 1999
Tinggi/Berat: 173 cm/69 Kg
Posisi: Bek tengah, Gelandang bertahan, Fullback
Penampilan musim ini: 3 main/200 menit

Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
Artis Arie Nugroho dan Windy Wulandari Berduka Yogi Rahmat Meninggal Dunia
Polisi Temukan Uang Rp60 Miliar di Cafe de Clan Jaksel, Diangkut Pakai 3 Mobil
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Tak Singgung Pengunduran Diri, Ini 6 Poin Pernyataan Jampidsus Febrie Adriansyah Usai Rumahnya Digeledah Polisi
Prediksi Skor Prancis vs Maroko: Bandar Taruhan Klaim Les Bleus Menang 90 Menit, Opta Beri Peluang Pasti 60,9 Persen
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
