
Andik berharap banyak pemain Indonesia yang bisa bermain di luar negeri
JawaPos.com - Setelah Andik Vermansyah merasakan empat tahun pengabdian bersama klub asal Malaysia, Selangor FA, kini semakin banyak pesepak bola Indonesia yang dikaitkan dengan tim-tim luar negeri. Entah itu berasal dari Asia Tenggara maupun Eropa.
Andik mengatakan bahwa bermain di luar negeri merupakan tantangan berat untuk dirinya maupun pesepak bola lain dari Indonesia. Namun, Andik mendorong pemain-pemain lain untuk memberanikan diri menjajal atmosfer kompetisi luar negeri.
"Harus berani ke luar negeri. Jujur saya akui bahwa secara kualitas mungkin saya sama seperti pemain lainnya. Mungkin ada pemain yang lebih bagus dari saya. Tapi ketika ada kesempatan, saya ambil kesempatan itu. Sebab kesempatan itu sangat langka," aku Andik.
Keberanian seperti itulah yang ingin Andik tularkan kepada pesepak bola lain di Indonesia. "Pemain muda itu harus berani. Masalah nanti main bagus atau tidak, yang penting harus mencoba terlebih dahulu," ucapnya dalam wawancara khusus dengan JawaPos.com di Surabaya, Kamis (16/11) dini hari.
Mantan pemain Persebaya Surabaya ini lalu flashback ketika kali pertama mendapat tawaran bermain di Selangor FA pada akhir 2013 lalu. Andik memang sempat ragu untuk bermain di luar negeri. Namun ia akhirnya memberanikan diri mengambil kesempatan itu.
"Awalnya saya hanya bondo nekat di Malaysia. Tahu sendiri kan bahwa Indonesia dan Malaysia kan punya rivalitas yang kuat. Saya mulai dari nol di Malaysia. Alhamdulillah dengan bekerja keras, prestasi itu bisa diwujud," terang Andik.
Andik telah mempersembahkan satu Piala Malaysia selama empat tahun di Selangor FA. Ia juga sempat menjabat sebagai wakil kapten pada kompetisi Malaysia Super League (MSL) 2016-2017. Andik juga sangat dicintai fans Selangor FA maupun warga lokal.
"Dukungan dari warga Indonesia di Malaysia juga punya pengaruh sangat besar. Saya bertemu banyak saudara baru di sana. Mereka sangat mendukung saya. Tak peduli mereka dari mana, tapi mereka selalu support karena sesama Indonesia," aku penggawa Timnas Indonesia itu.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
