
757 Kepri Jaya tak akan dibubarkan
JawaPos.com - Klup sepak bola profesional pertama di Kepri, 757 Kepri Jaya, dipastikan tak akan dibubarkan. Meski, tim yang di Liga 2 dilatih Jaino Matos itu harus menerima kenyataan pahit terdegradasi ke Liga 3 musim depan.
Baru pertama kali tampil di kompetisi Indonesia, 757 Kepri Jaya kalah bersaing dengan klub-klub tradisional seperti PSMS Medan, PSPS Pekanbaru, Persiraja Banda Aceh, dan PS Timah Babel. Manajemen 757 Kepri Jaya menyatakan dengan tegas tidak akan bubar serta bakal berbenah untuk musim depan.
"757 Kepri Jaya tidak akan bubar," tegas Ketua harian 757 Kepri Jaya, Ichsan kepada Batam Pos (Jawa Pos Group).
Ichsan menjelaskan, saat 757 Kepri Jaya berdiri awal Januari 2017 lalu, pihak manajemen telah melakukan kontrak dengan para sponsor dengan durasi lima tahun. Meski harus rela turun kasta, klub berjuluk Laskar Melayu ini akan mencoba tetap eksis dan bersiap memulai petualangannya di Liga 3 musim depan.
Perlu diketahui, Liga 3 musim 2018 mendatang akan langsung berada dibawah PT Liga Indonesia Baru (LIB) sebagai operator kompetisi, sama seperti Liga 1 dan Liga 2. "Liga 3 musim depan berbeda dengan Liga 3 sekarang, di mana Liga 3 saat ini masih berformat Liga Nusantara dan Asosiasi Provinsi PSSI sebagai pihak penyelenggara. Jadi Liga 3 musim 2018 nanti klub-klub yang bertanding harus sudah profesional," ungkap Ichsan.
Pihak manajemen 757 Kepri Jaya juga mengakui, masih banyak kekurangan dan masalah yang harus diperbaiki secepatnya sebelum Liga 3 musim 2018 bergulir. "Pengalaman setahun ini bakal kita jadikan evaluasi untuk membuat skuad yang lebih baik," ujar Ichsan.
Sementara itu, kontrak seluruh pemain, ofisial, pelatih, dan pengurus 757 Kepri Jaya musim ini sudah habis pascapertandingan terakhir melawan PSBL Langsa, Sabtu (9/9). "Kami akan cari dan kontrak pemain baru lagi untuk musim depan sesuai kebutuhan tim. Tapi yang pertama, kami harus cari pelatih baru yang berkualitas terlebih dahulu sebelum mengontrak pemain," ungkap Ichsan.
Wakil kapten 757 Kepri Jaya, Aditia Putra Dewa membenarkan perihal berakhirnya kontrak tersebut. Dia pun mengucapkan terima kasih kepada manajemen, pengurus 757 Kepri Jaya dan masyarakat Kepri atas dukungannya selama ini. Senada dengan Dewa, pesepak bola asli Batam, Dimas Adiguna juga saat ini akan fokus kembali ke pendidikannya usai kontraknya di 757 Kepri Jaya berakhir.

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
