Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 15 September 2017 | 00.15 WIB

Terdegradasi ke Liga 3, 757 Kepri Jaya Tak Dibubarkan

757 Kepri Jaya tak akan dibubarkan - Image

757 Kepri Jaya tak akan dibubarkan

JawaPos.com - Klup sepak bola profesional pertama di Kepri, 757 Kepri Jaya, dipastikan tak akan dibubarkan. Meski, tim yang di Liga 2 dilatih Jaino Matos itu harus menerima kenyataan pahit terdegradasi ke Liga 3 musim depan.


Baru pertama kali tampil di kompetisi Indonesia, 757 Kepri Jaya kalah bersaing dengan klub-klub tradisional seperti PSMS Medan, PSPS Pekanbaru, Persiraja Banda Aceh, dan PS Timah Babel. Manajemen 757 Kepri Jaya menyatakan dengan tegas tidak akan bubar serta bakal berbenah untuk musim depan.


"757 Kepri Jaya tidak akan bubar," tegas Ketua harian 757 Kepri Jaya, Ichsan kepada Batam Pos (Jawa Pos Group).


Ichsan menjelaskan, saat 757 Kepri Jaya berdiri awal Januari 2017 lalu, pihak manajemen telah melakukan kontrak dengan para sponsor dengan durasi lima tahun. Meski harus rela turun kasta, klub berjuluk Laskar Melayu ini akan mencoba tetap eksis dan bersiap memulai petualangannya di Liga 3 musim depan.


Perlu diketahui, Liga 3 musim 2018 mendatang akan langsung berada dibawah PT Liga Indonesia Baru (LIB) sebagai operator kompetisi, sama seperti Liga 1 dan Liga 2. "Liga 3 musim depan berbeda dengan Liga 3 sekarang, di mana Liga 3 saat ini masih berformat Liga Nusantara dan Asosiasi Provinsi PSSI sebagai pihak penyelenggara. Jadi Liga 3 musim 2018 nanti klub-klub yang bertanding harus sudah profesional," ungkap Ichsan.


Pihak manajemen 757 Kepri Jaya juga mengakui, masih banyak kekurangan dan masalah yang harus diperbaiki secepatnya sebelum Liga 3 musim 2018 bergulir. "Pengalaman setahun ini bakal kita jadikan evaluasi untuk membuat skuad yang lebih baik," ujar Ichsan.


Sementara itu, kontrak seluruh pemain, ofisial, pelatih, dan pengurus 757 Kepri Jaya musim ini sudah habis pascapertandingan terakhir melawan PSBL Langsa, Sabtu (9/9). "Kami akan cari dan kontrak pemain baru lagi untuk musim depan sesuai kebutuhan tim. Tapi yang pertama, kami harus cari pelatih baru yang berkualitas terlebih dahulu sebelum mengontrak pemain," ungkap Ichsan.


Wakil kapten 757 Kepri Jaya, Aditia Putra Dewa membenarkan perihal berakhirnya kontrak tersebut. Dia pun mengucapkan terima kasih kepada manajemen, pengurus 757 Kepri Jaya dan masyarakat Kepri atas dukungannya selama ini. Senada dengan Dewa, pesepak bola asli Batam, Dimas Adiguna juga saat ini akan fokus kembali ke pendidikannya usai kontraknya di 757 Kepri Jaya berakhir.

Editor: Administrator
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore