
MENATAP MASA DEPAN: Direktur Utama PT Persebaya Indonesia Azrul Ananda (dua dari kanan) telah menyiapkan program jangka panjang untuk Persebaya.
JawaPos.com- Manajemen baru Persebaya Surabaya di bawah bendera Jawa Pos tidak mau setengah-setengah dalam mengelola tim kebanggaan Arek Surabaya tersebut. Karena itu, program yang disusun pun tidak sekedar target jangka pendek. Tapi, juga mempersiapkan rencana-rencana untuk masa depan.
Bukan hanya untuk tim yang turun di lapangan. Tapi, juga dari sisi manajemen, pengelolaan pertandingan, bisnis, dan fans. Langkah yang disusun itu pun diharapkan bisa memberi angin segar dalam perbaikan dan tata kelola sepak bola Indonesia.
”Kami persiapkan tim Persebaya ini untuk jangka panjang. Bukan untuk satu atau dua tahun saja. Kami juga ada target jangka pandek, tapi kami ingin menyusun fondasinya dengan cara baik. Sehingga bukan hanya baik untuk jangka pendek, tapi juga baik untuk jangka panjang,” kata Direktur Utama PT Persebaya Indonesia Azrul Ananda.
Azrul memandang Persebaya sebagai tim yang luar biasa. Persebaya memiliki pendukung fanatik yang tidak hanya berasal dari kota kelahirannya, Surabaya. Tapi, juga dari daerah lain seperti Sidoarjo, Gresik, Mojokerto, dan Pasuruan. Tim berjuluk Green Force itu juga mempunyai kompetisi internal yang berjalan baik.
Dan itu semua adalah modal kuat bagi Persebaya untuk berjalan lebih baik ke depan. ”Tinggal bagaimana membangun fondasinya dari kerangka yang sudah baik itu,” ujar pria yang juga Direktur Utama PT Jawa Pos Koran tersebut.
Bicara target jangka pendek, Azrul menegaskan kalau Persebaya menargetkan promosi ke Liga 1 musim depan. Dia juga menargetkan gelar juara Liga 1 sebagai target jangka menengah. ”Untuk jangka panjangnya, bagaimana membangun sehat dan kompetitif. Bukan hanya meraih prestasi, tetapi juga sustainable secara bisnis,” jelasnya.
Azrul menambahkan kalau dirinya dan Jawa Pos yang memegang 70 persen saham PT Persebaya Indonesia sangat tertantang untuk membawa Persebaya berjaya di Indonesia. ”Mungkin tantangan terbesar saya ada di situ. Dan mungkin pengalaman terbesar saya ada di situ,” sebut Azrul. (saf/fim)

Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 MenitÂ
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Analisis Prediksi Bursa Spanyol vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Roja Lebih Dijagokan Juara Piala Dunia 2026
Jude Bellingham Ungkap Adu Argumennya dengan Lionel Messi saat Inggris Tumbang dari Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
3 Fakta Statistik yang Untungkan Spanyol Kalahkan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Luis de la Fuente Punya Pola Juara
