
Joko Driyono dijadwalkan kembali diperiksa Satgas Antimafia Bola pada Senin (18/3).
JawaPos.com - Satgas Antimafia Bola rupanya belum cukup menggali bukti-bukti dari Joko Driyono dalam tiga pemeriksaan sebelumnya. Plt Ketum PSSI itu pun mendapat panggilan untuk kembali jalani pemeriksaan pada Senin (18/3) mendatang.
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan, pemanggilan itu untuk melengkapi keterangan kasus perusakan barang bukti. ”Masih ada beberapa pemeriksaan yang belum selesai. Karena itu, yang bersangkutan akan dimintai keterangan kembali untuk kelengkapan berkas perkara,” jelasnya.
Pada 15 Februari lalu, Jokdri ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus perusakan barang bukti. Dia diduga sebagai otak dari perusakan barang bukti yang dilakukan tiga tersangka sebelumnya. Yakni sopir Jokdri M. Mardani Mogot serta dua office boy, Musmuliadi dan Abdul Gofur.
Sebelumnya, pada 1 Februari lalu, Satgas menggeledah kantor di Rasuna Office Park yang biasanya dipakai Komdis PSSI bersidang dan dipakai jadi kantor marketing Persija Jakarta. Pada dini hari sebelum satgas menggeledah, ternyata ada oknum yang masuk menerobos police line dan mengambil serta merusak barang bukti.
Lalu, bagaimana dengan barang bukti yang dihancurkan, apakah terindikasi ada pidana yang disembunyikan? Dedi menuturkan bahwa semua masih dalam pengembangan. Nanti apabila sudah ditemukan barang buktinya, tentu akan dijerat dengan kasus lainnya. ”Masih lanjut saja,” urainya.
Pemanggilan tidak hanya kepada Jokdri, pekan depan juga akan ada pemanggilan mantan anggota Exco PSSI Hidayat. Dedi menjelaskan, panggilan tersebut terkait dengan status tersangka yang telah diberikan kepada Hidayat. ”Kalau tidak ada panggilan, berarti penyidik fokus selesaikan berkas perkara,” ujarnya.
Menurut dia, setelah pemeriksaan terhadap keduanya, tentunya penyidik nanti akan memiliki pertimbangan. Apakah perlu untuk dilakukan penahanan atau tidak. ”Semua bergantung penyidik,” jelas pria kelahiran Madiun, 26 Juli 1968 tersebut.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
