Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 2 Desember 2018 | 09.10 WIB

"PSS Sleman Pernah Mengontak Saya"

Hidayat mengatakan pernah dikontak PSS Sleman - Image

Hidayat mengatakan pernah dikontak PSS Sleman

JawaPos.com - Anggota Exco PSSI Hidayat pada bagian pertama wawancara dengan Jawa Pos menyatakan hanya memberi ujian kepada Manajer Madura FC, Januar Herwanto. Itu terkait dengan tudingan pengaturan skor yang dilayangkan Januar. Berikut lanjutan wawancara Jawa Pos dengan Hidayat.


Apa tujuan Anda menghubungi Januar agar mengalah dari PSS Sleman? Berapa nominal yang Anda tawarkan saat itu?


Sebelum ini, dari pihak Sleman pernah mengontak saya karena masih dianggap bagian Madura FC untuk sama-sama bisa menang. Saling bantu. Manajemen baru tahu soal itu. Kebetulan, Januar punya keluarga dari Jogjakarta. Sekalian untuk menguji Januar awalnya dari sini. Tapi, pembicaraan dengan PSS itu sudah putus lho ya, tidak ada hubungannya dengan ini lagi.


Jadi, ketika melawan Sleman, awalnya saya ingin ketemu langsung dengan Januar. Tapi, karena pesawatnya delay, akhirnya saya WA dan telepon. Januar ini awalnya mau waktu saya uji untuk mengalah dari PSS. Kemudian, dia ragu dan bilang, "Bagaimana, saya kan away dulu, kalau home di Madura nanti Sleman gak mau ngalah bagaimana?" Saya kaget kan, terus nanya balik maksudnya apa Mas? Saya stop di situ. Beberapa kawan menyuruh saya bilang ada tawaran uang dari Sleman untuk jaminan biar memancing Januar. Sleman ngasih Rp 100 juta, malam itu juga. Januar bingung, lalu saya naikkan Rp 150 juta. Terus Januar minta izin lapor Buya Said (pembina Madura FC). Paginya itu dia ngomong gak boleh sama Buya, dia komitmen. Oke, berarti tim ini fight, tidak mau, selesai sampai situ. Tapi, kok akhirnya saya dituduh seolah-olah menyuap. Ini kan aneh.


Sewaktu Januar menolak, bagaimana respons Anda?


Biasa saja, tugas saya selesai di situ. Lalu, saya bilang ke teman-teman dia bersih. Mau tampil fight. Pagi itu saya clear omongan ini sudah jangan diterusin, silakan jalan. Kemudian berikutnya adalah pertandingan menang, Insya Allah Januar belum ke luar stadion saya ucapin selamat. Ini tidak ketemu lho ya, tetap dari WA. Setelah itu selesai, tidak ada omongan apa-apa, selesai tidak pernah berhubungan dengan Januar lagi.


Apa reaksi Anda setelah nama Anda disebut sebagai pelaku match fixing?


Ya tentu saya kaget dan marah. Saya ini exco, ngerti bagaimana hukumannya. Saya punya komitmen. Begini lho, Januar ini mungkin saya bilang sedang bingung ketika dikalahkan PSS pada babak delapan besar lalu. Yang wasit offside jaraknya 2 meter itu lho. Dia kan lapor Komdis PSSI, mungkin komdis nanya buktinya apa? Januar tidak punya bukti. (bersambung)

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore