Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares memberi instruksi saat laga melawan Persib Bandung di Stadion Gelora Bung Tomo. (Persebaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya sudah berjuang habis-habisan saat ditahan imbang Persib Bandung di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Senin malam. Pelatih Bernardo Tavares pun langsung pasang badan dan menegaskan timnya layak mendapat apresiasi meski gagal mengamankan tiga poin.
Laga yang mempertemukan Persebaya Surabaya kontra Persib Bandung berakhir dengan skor 2-2. Hasil ini membuat Green Force harus puas berbagi angka dengan juara bertahan di kandang sendiri.
Dalam konferensi pers usai pertandingan di Stadion GBT Surabaya, Tavares tak menutupi rasa kecewanya. Namun di sisi lain, dia menegaskan semangat juang para pemain pantas mendapat pujian tinggi.
"Kami sebenarnya ingin menang, tapi kami harus tetap senang dengan semangat juang pemain meski hasilnya seri,” kata Tavares saat konferensi pers setelah pertandingan di Stadion GBT Surabaya, Senin malam.
Pelatih asal Portugal itu menilai laga berlangsung terbuka sejak menit awal. Kedua tim saling menyerang dan menciptakan banyak peluang berbahaya sepanjang 90 menit.
Menurutnya, hasil imbang menjadi gambaran yang cukup adil melihat jalannya pertandingan. Baik Persebaya Surabaya maupun Persib Bandung sama-sama punya kesempatan untuk mengunci kemenangan.
Tavares juga mengungkap momen krusial yang memengaruhi keputusannya melakukan pergantian pemain.
Situasi itu terjadi jelang akhir babak pertama ketika Milos Raickovic melakukan pelanggaran berbahaya di dekat kotak penalti.
Ia menilai kondisi fisik Milos menurun akibat padatnya jadwal pertandingan. Karena itu, ia memilih menariknya keluar dan memasukkan Gustavo Fernandes sembari mendorong Risto Mitrevski lebih ke depan.
Keputusan tersebut bukan tanpa alasan. Tavares menyebut perubahan taktik dilakukan untuk meredam ancaman bola-bola atas dari Persib Bandung.
"Hal itu kami lakukan untuk mengantisipasi masuknya pemain bertubuh tinggi dari Persib," ucapnya.
Menurut Tavares, Persib kerap memaksimalkan umpan silang dalam beberapa pertandingan sebelumnya. Analisis itu menjadi dasar tim pelatih untuk menambah kekuatan duel udara di lini belakang dan tengah.
Ia tak ingin lini pertahanan Persebaya Surabaya lengah menghadapi skema crossing yang menjadi andalan lawan. Apalagi Persib Bandung dikenal memiliki penyerang dengan postur ideal yang berbahaya di kotak penalti.
Selain perubahan di lini belakang, Tavares juga membuat keputusan tak biasa di sektor sayap. Ia menempatkan Toni sebagai sayap kanan meski posisi aslinya adalah gelandang.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Celtic vs Ferencvaros di Liga Europa: Kans The Hoops Permalukan Lawan di Celtic Park
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Malaga vs Villarreal di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Siap Bombardir Tuan Rumah
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao: Duel Tim Papan Tengah LaLiga Berpotensi Berlangsung Ketat
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Real Betis vs Getafe di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Siap Sikat Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Lillestrom vs Torreense di Liga Europa: Kans Kanarifuglene Menang di Arasen Stadion
Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Kara Kartallar Cabik-cabik Tim Tamu di Tupras
Prediksi Skor Levski Sofia vs Red Bull Salzburg di Liga Europa: Misi Die Roten Bullen Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022