
Skuad PSS Sleman di sesi latihan. (Istimewa)
JawaPos.com – Duel PSS Sleman kontra Deltras FC pada Sabtu (14/2) di Stadion Maguwoharjo, Sleman, seharusnya berlangsung tanpa penonton. Itu karena tim Super Elang Jawa sempat mendapat sanksi dari Komdis PSSI.
Mereka dihukum empat laga home tanpa penonton serta denda Rp 15 juta. Sanksi itu dijatuhkan akibat adanya oknum suporter yang menyalakan alat pemadam api ringan (APAR) dalam laga kontra Barito Putera (31/1).
Namun, pihak federasi mengubah keputusan tersebut dengan mengabulkan banding yang diajukan manajemen PSS. Setelah menerima surat keberatan, pihak Komite Banding PSSI merevisi hukuman.
PSS hanya diminta menutup tribun utara dan selatan dalam empat laga home ke depan. Laga kandang Super Elang Jawa tetap bisa dihadiri suporter. Namun, penonton dilarang mengenakan atribut Super Elang Jawa. Selain itu, terdapat denda tambahan sebesar Rp 60 juta.
Pihak PSS tidak keberatan dengan hasil banding tersebut. "PSS Sleman menghormati, mematuhi, dan akan melaksanakan seluruh ketentuan dalam putusan banding tersebut sesuai dengan regulasi yang berlaku," tegas Executive Representative PSS Sleman, Vita Subiyakti.
Vita juga berharap suporter dapat mematuhi keputusan yang telah ditetapkan. "PSS Sleman mengajak seluruh penonton dan elemen suporter untuk saling menjaga kondusivitas pertandingan, tidak memberi ruang bagi pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, serta terus menjunjung tinggi sportivitas," tambahnya.
Bagi The Lobster, keputusan itu tidak memengaruhi apa pun. Sebab, mereka mengetahui PSS cukup berbahaya saat bermain di kandang. Beruntung, Deltras FC memiliki modal bagus setelah mencatatkan empat kemenangan beruntun.

Peringkat 12 Klub Terbesar yang Belum Pernah Memenangkan Liga Champions
Asisten YouTuber RA Diperiksa Kasus Whip Pink, Netizen Ramaikan Unggahan Reza Arap
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
6 Weton Bumi Kapetak Titisan Gatotkaca yang Ditakdirkan Kaya dan Sukses, Menurut Primbon Jawa
