Timnas Indonesia satu grup dengan Bulgaria, Kepulauan Solomon, dan Saint Kitts and Nevis pada FIFA Series 2026. (Instagram/@timnasindonesia)
JawaPos.com - FIFA telah merilis daftar lengkap tuan rumah untuk ajang FIFA Series 2026. Indonesia menjadi salah satunya, dan akan digelar di Jakarta.
Dalam rilis FIFA yang dikutip Antara, Indonesia akan satu grup dengan negara peringkat 88 dunia asal Eropa, yaitu Bulgaria, lalu Kepulauan Solomon (Oseania), dan Saint Kitts and Nevis (Karibia).
Bulgaria tentunya menjadi lawan yang paling berat, tanpa mengurangi respek terhadap Kepulauan Solomon dan Saint Kitts and Nevis. Hal itu karena negara asal Eropa Timur tersebut memiliki peringkat FIFA di atas 100 besar.
Selain itu, mereka juga tak jarang melahirkan pemain-pemain kelas dunia yang berlaga di klub elit Eropa. Misalnya di era 90-an ada Hristo Stoichkov yang menjadi bintang Barcelona, lalu di era 2000-an ada Dimitar Berbatov yang sempat menjadi penyerang utama Manchester United.
Pencapaian di Piala Dunia juga cukup mengesankan. Mereka telah bermain sebanyak tujuh kali di turnamen sepak bola dunia terbesar itu. Dan, prestasi tertingginya adalah menempati peringkat empat Piala Dunia 1994.
Sedangkan dua tim lainnya, yaitu Kepulauan Solomon dan Saint Kitts and Nevis menempati peringkat FIFA di bawah Indonesia. Kepulauan Solomon di peringkat 152 dunia dan Saint Kitts and Nevis di peringkat 155 dunia.
Di atas kertas, skuad Garuda yang menempati peringkat 122 mampu mengalahkan kedua negara tersebut. Namun, tentunya Jay Idzes dkk jangan sampai meremehkan meski unggul secara kualitas dan peringkat FIFA.
Hingga artikel ini ditulis, jadwal pertandingan Timnas Indonesia dan tim lainnya di FIFA Series belum dirilis, dan akan diumumkan FIFA dalam beberapa waktu ke depan.
Sementara itu, Ketua umum PSSI, Erick Thohir, meminta agar Timnas Indonesia mampu memaksimalkan kepercayaan dari FIFA agar mereka bisa menjadi tuan rumah yang baik dan siap menghadapi tantangan.
“Ini adalah kesempatan besar yang harus kita manfaatkan untuk terus menguji dan menaikkan level Timnas. Dengan menghadapi lawan dari luar Asia secara rutin, para pemain akan terbiasa secara mental dan kualitas teknis,” katanya, seperti dikutip dari Antara.
Bagi Erick, FIFA Series akan menjadi jalan terjal bagi Timnas Indonesia, sekaligus peluang untuk membangun tim yang tangguh dan siap bersaing di level internasional.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
