Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza sudah muak dengan wasit di Liga Indonesia dan enggan membahasnya lagi usai timnya kalah dari Semen Padang FC. (Dok: Persija)
JawaPos.com - Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza dipastikan pusing tujuh keliling dalam meracik strategi melawan Persijap Jepara. Juru taktik asal Brasil itu harus mencari cara dan solusi dari absennya tiga pilar asing pada pekan ke-17 Super League 2025/2026.
Persija akan kembali melakoni laga tandang di Super League 2025/2026. Setelah pada 29 Desember 2025 menghajar Bhayangkara Presisi Lampung FC (3-0), Macan Kemayoran terdekat bakal meladeni Persijap Jepara.
Duel kontra tim promosi asal Jawa Tengah itu rencananya masih digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta pada Sabtu (3/12) sore, sekitar pukul 15.30 WIB.
Bagi Persija, laga itu sangat krusial. Sebab, mereka kini terlibat dalam persaingan super ketat untuk meraih gelar. Macan Kemayoran untuk sementara duduk di urutan ketiga dengan 32 poin.
Persija hanya unggul sebiji angka dari Malut United FC di empat besar. Macan Kemayoran juga cuma berselisih dua poin dari Persib Bandung dan Borneo FC Samarinda yang menempati urutan satu dan dua. Artinya, apapun hasil lawan Persijap dapat memengaruhi posisi mereka.
Namun, dalam laga krusial ini Persija telah dipastikan pincang. Setidaknya ada empat nama yang telah fix absen. Mayoritas merupakan pilar asing yakni Gustavo Almeida, Ryo Matsumura, dan Fabio Calonego, sementara satu lainnya pemain muda Figo Dennis.
Gustavo Almeida absen karena mengalami cedera. Situasi ini sebenarnya bukan hal baru karena Persija sudah tanpa sang striker sejak pekan ke-11 alias akhir Oktober lalu.
Bahkan, cedera Gustavo sudah berlangsung dari awal musim hingga melewatkan lima pertandingan awal. Dia sempat bermain dalam empat laga, tapi menepi lagi karena cederanya belum sepenuhnya pulih. Saat bermain, Gustavo mencetak satu gol serta satu assist.
Kemudian Ryo Matsumura dipastikan absen karena masih mendapatkan hukuman dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI. Dia dilarang tampil sebanyak empat laga, yang sudah berlaku sejak laga kontra Bhayangkara FC.
Ryo Matsumura dihukum karena melontarkan kata kasar kepada wasit usai laga melawan Semen Padang FC pada 22 Desember lalu. Sanksi ini pun membuat pemain asal Jepang itu absen lagi, padahal baru kembali dari cedera untuk pertama kalinya.
Sementara Fabio Calonego dan Figo Dennis, harus absen karena menjalani sanksi akumulasi kartu. Bedanya, Figo Dennis dapat dua kartu kuning, sedangkan Fabio dapat kartu merah langsung. Keduanya diterima saat melawan Semen Padang.
Namun, khusus Fabio Calonego, hukumannya lebih panjang. Dia dapat sanksi tambahan berupa dilarang tampil dalam dua laga berikutnya sehingga sang gelandang absen tiga laga, termasuk lawan Persijap.

Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
13 Rekomendasi Tempat Liburan di Malang dengan Pilihan Wisata Alam, Hiburan, dan Spot Santai yang Membuat Pikiran Lebih Fresh
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
