Skuad Kendal Tornado FC tiba di Balikpapan. (Istimewa)
JawaPos.com - Kendal Tornado FC memilih langkah strategis dengan tiba lebih awal di Balikpapan, Kalimantan Timur, demi memaksimalkan persiapan jelang laga penting melawan Persiba Balikpapan.
Skuad Laskar Angin Tornado mendarat di Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan pada Jumat (26/12/2025) pagi setelah menempuh penerbangan sekitar satu setengah jam dari Semarang.
Keputusan datang lebih dini ini bukan tanpa alasan. Manajemen tim ingin memastikan seluruh pemain memiliki waktu cukup untuk beradaptasi dengan kondisi cuaca Balikpapan yang dikenal lebih panas dibandingkan Kendal maupun Semarang.
Adaptasi dinilai menjadi faktor penting sebelum pertandingan lanjutan Pegadaian Championship 2025/2026 yang akan digelar Minggu (28/12/2025) malam.
Manajer Kendal Tornado FC, Heri Sasongko, mengatakan langkah ini diambil demi menjaga performa pemain tetap optimal saat pertandingan berlangsung.
Menurutnya, adaptasi cuaca dan waktu istirahat yang cukup akan sangat berpengaruh terhadap kebugaran tim.
“Kita ingin pemain punya waktu untuk adaptasi cuaca karena memang sedikit lebih panas di sini. Dengan tiba lebih awal, pemain juga bisa lebih tenang, istirahatnya cukup, dan tidak terburu-buru,” ujar Heri.
Dalam lawatan ke Kota Minyak, Kendal Tornado FC membawa 23 pemain terbaiknya.
Pelatih kepala Stefan Keeltjes memastikan seluruh pemain dalam kondisi fit dan siap tempur. Ia menilai suasana tim cukup positif sejak kedatangan di Balikpapan.
“Secara fisik dan mental, kondisi pemain bagus. Mereka terlihat enjoy dan antusias. Setelah jeda kompetisi sekitar 40 hari, anak-anak memang sudah sangat rindu pertandingan,” kata Stefan.
Pelatih asal Surabaya itu menambahkan, masa jeda panjang justru dimanfaatkan tim untuk memperkuat kebersamaan dan menjaga intensitas latihan.
Ia berharap momentum positif yang sempat diraih sebelum jeda kompetisi bisa kembali dilanjutkan saat menghadapi Persiba.
“Kami terus mengingatkan pemain untuk menjaga fokus dan semangat. Kekompakan tim sekarang semakin terasa. Mereka sadar bahwa bermain di sini bukan hanya soal profesional, tapi juga soal membawa nama klub berprestasi,” tegasnya.
Laga melawan Persiba Balikpapan diprediksi berjalan ketat, mengingat kedua tim sama-sama membutuhkan poin penting.

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
