Misi berat Toni Firmansyah di Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2025. (Persebaya Surabaya)
JawaPos.com — Doa khusus diberikan Uston Nawawi kepada wonderkid Persebaya Surabaya, Toni Firmansyah, yang kembali menjadi tumpuan Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2025. Uston yakin gelandang muda itu mampu mengemban misi besar mempertahankan medali emas untuk Garuda Muda.
Toni berangkat ke Thailand dengan kepercayaan penuh dari jajaran pelatih Persebaya Surabaya setelah tampil konsisten sepanjang musim.
Uston melihat kualitas Toni membuatnya nyaris selalu menjadi langganan setiap pemanggilan tim nasional.
Caretaker Persebaya Surabaya itu menyebut Toni sebagai aset masa depan yang sudah siap bertarung di level tertinggi sepak bola Asia Tenggara. Ia menilai perkembangan Toni semakin matang dan stabil dari pekan ke pekan.
Menurut Uston, pengalaman internasional akan makin membentuk karakter Toni sebagai gelandang modern.
Ia menegaskan kehadiran Toni di skuad Garuda Muda bukan sekadar pelengkap, tetapi benar-benar dibutuhkan untuk menjaga keseimbangan permainan.
Di tengah harapan besar itu, Uston memberikan pesan yang lugas namun penuh makna kepada anak didiknya tersebut.
“Harapannya bisa kembali dengan membawa medali emas,” ucap Uston yang ingin melihat Toni tampil maksimal di Thailand.
Pesan itu menjadi motivasi ekstra bagi Toni yang kini dipercaya kembali oleh pelatih Indra Sjafri. Ia masuk dalam daftar 30 pemain yang dibawa ke Chiang Mai untuk mengarungi persaingan ketat Grup C.
Indonesia mengawali langkah di SEA Games 2025 dengan menghadapi Filipina di 700th Anniversary Stadium.
Toni diharapkan bisa memberi warna baru bagi lini tengah Indonesia yang tampil agresif namun masih mencari sentuhan akhir terbaik.
Sayangnya, Garuda Muda harus menelan kekalahan 0-1 pada laga pembuka setelah kebobolan oleh Otu Banatou. Hasil itu membuat Indonesia berada di posisi kedua sementara Grup C dengan nol poin.
Filipina langsung memastikan diri lolos ke semifinal setelah mengantongi enam poin dari dua pertandingan. Kondisi ini membuat peluang Indonesia otomatis bergeser ke jalur paling sempit, yaitu runner up terbaik.
Agar bisa bersaing memperebutkan satu slot semifinal, Indonesia wajib mengalahkan Myanmar pada laga penentuan.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
