
Persiapan Bonek menuju Sumatera untuk membantu korban banjir dan longsor di Sumatera. (Instagram @bdrt.27)
JawaPos.com—Pendukung Persebaya Surabaya kembali menunjukkan solidaritas besar bagi sesama setelah banjir dan longsor menerjang Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Mereka tak sekadar menggalang donasi, tetapi juga mengirim relawan melalui Bonek Disaster Response Team 27 (BDRT 27) yang secara resmi mengumumkan keberangkatan menuju Sumatera.
Dalam unggahan akun @bdrt.27, mereka menegaskan kesiapan berangkat sambil menuliskan pesan.
“Doa tidak akan pernah selesai untuk negeri ini, Selamatlah Bumi Pertiwi, Selamatlah Alam Semesta,” tulis akun @bdrt.27.
Ajakan lintas wilayah pun disampaikan dengan menyebut komunitas Bonek di Jakarta, Banten, Lampung, dan Jabodetabek, untuk merapatkan barisan. Semangat kemanusiaan itu dibungkus jargon Avignam jagat samagram, selamatlah alam semesta, yang menjadi seruan khas mereka tiap kali melakukan aksi sosial.
Tagar #bonekpeduli dan #bonekdisasterresponseteam menghiasi unggahan sebagai penanda gerakan ini bukan sekadar spontanitas, melainkan budaya solidaritas yang terus dijaga.
Respons dari berbagai suporter muncul deras di kolom komentar. “Selamat bertugas senior, budal mulih slamet. Football For Humanity, Avignam Jagat Samagram!” tulis seorang suporter Persis Solo.
Dukungan senada datang dari sesama Bonek. “Bismillah budal mulih slamet sedoyo,” ungkapnya.
Ada pula dukungan emosional dari pendukung Sriwijaya FC. “Terima kasih buat cak bonek, semoga Allah melindungi kalian, kami tunggu kalian di Sumatera,” ucapnya.
Ucapan sederhana seperti Bonek ????❤️ dari Deltamania dan Kemanusiaan tanpa batas dari Jakmania turut menunjukkan bagaimana bencana menyatukan suporter lintas warna dan rivalitas. Semua suara itu berbaur menjadi doa bersama untuk kelancaran misi kemanusiaan BDRT 27 di Sumatera.
BDRT 27 membalas seluruh dukungan tersebut dengan pesan menyentuh lewat unggahan mereka.
“Terima kasih doa dan dukungannya. Mari kita rapatkan barisan dan selalu berdoa untuk saudara-saudara kita di Sumatera, semoga selalu diberikan ketabahan dan kekuatan dalam musibah ini,” tutur BDRT 27.
Keberangkatan relawan ini dilakukan di tengah situasi bencana yang kian mengkhawatirkan. BNPB mencatat 753 orang meninggal dunia hingga Rabu (3/12) pagi serta 650 orang dinyatakan hilang di tiga provinsi terdampak.
Angka tersebut terbagi menjadi 218 korban meninggal dan 227 hilang di Aceh, serta 301 korban meninggal dan 163 hilang di Sumatera Utara. Di Sumatera Barat, korban meninggal mencapai 234 orang dan 260 masih dinyatakan hilang.
Selain itu, sebanyak 2.600 warga mengalami luka-luka di berbagai wilayah. Total warga terdampak banjir besar di Aceh, Sumut, dan Sumbar telah menembus 3,3 juta jiwa.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
