
Pelatih Timnas Indonesia U-22, Indra Sjafri, berbicara mengenai alasan India sebagai lawan Garuda Muda dalam uji coba jelang SEA Games 2025. (FOTO: Dimas Ramadhan/JawaPos.com)
JawaPos.com - Pelatih Timnas Indonesia U-22, Indra Sjafri, buka-bukaan mengenai alasan pemilihan India U-23 sebagai lawan uji coba jelang SEA Games 2025 pada 9-20 Desember mendatang. Padahal calon lawannya bukan sesama negara ASEAN.
Timnas Indonesia U-22 tengah menjalani persiapan menuju SEA Games 2025. Skuad Garuda Muda untuk pertama kali dibentuk dan berkumpul dalam pemusatan latihan atau training camp (TC) di Jakarta pada 2-14 Oktober mendatang.
Selain berlatih, Timnas Indonesia U-22 juga melakoni dua laga uji coba. Namun, tim yang dilawannya sama, yakni India. Kedua laga itu dimainkan di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Jumat (10/10) dan Senin (13/10).
Penetapan India sebagai lawan Timnas Indonesia U-22 cukup menimbulkan tanda tanya. Apalagi sampai dua pertandingan uji coba yang dilakukan.
Padahal India adalah negara Selatan, sedangkan Timnas Indonesia U-22 tengah mempersiapkan diri untuk SEA Games 2025, di mana lawan-lawannya sesama negara Asia Tenggara.
Indra Sjafri sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia U-22, angkat bicara. Ia mengungkapkan bahwa India dipilih karena punya kualitas dan rekam jejak mentereng.
"India adalah tim kuat, mereka hampir lolos ke Piala Asia dan hanya kalah selisih gol," kata Indra Sjafri dalam konferensi pers pralaga lawan India di Jakarta, Kamis (9/10).
"Kami di tim pelatih menilai India cocok dijadikan lawan uji coba agar kami bisa mendapatkan gambaran valid tentang kemampuan para pemain," tambahnya.
Nasib India memang sama seperti Indonesia yang gagal melaju ke putaran final Piala Asia U-23 2026. Bedanya, India terbilang nyaris lolos karena performa dan statistiknya cukup apik.
India tercatat berhasil meraih dua kemenangan dan finis di posisi kedua klasemen akhir grup H Kualifikasi Piala Asia U-23 2026. Masing-masing atas Bahrain (2-0) dan Brunei Darussalam (6-0). Sementara satu laga lain berujung kekalahan. Yakni saat menghadapi tuan rumah Qatar dengan skor tipis 1-2.
Sayangnya rentetan hasil itu belum cukup untuk mengantar India ke putaran final Piala Asia U-23 2026. Mereka gagal melaju lewat jalur empat tim peringkat dua terbaik karena hanya duduk di urutan kelima dalam klasemen runner-up terbaik.
Nah Indra menyatakan bahwa ia ingin menjadikan uji coba kontra India untuk dapat informasi detail terkait para pemain yang dipanggil. Terutama kualitasnya untuk kemudian memutuskan pemain yang layak masuk skuad final di SEA Games 2025.
"Terkait India, itu terserah mereka nanti. Tentu saya tidak bisa mengatur game plan lawan. Tapi konteks uji coba ini memang untuk memperoleh informasi sejelas dan sedetail mungkin mengenai 32 pemain yang kami panggil," terang Indra.
"Karena itu, saya akan memainkan semua pemain dalam dua laga, yaitu pada tanggal 10 dan 13 Oktober," imbuhnya.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
