Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 1 Oktober 2025 | 18.26 WIB

Debut Spektakuler Dimas Wicaksono, Persebaya Menang Besar

Dimas Wicaksono bangga jalani debut bersama Persebaya Surabaya di Super League 2025/2026. (Media Persebaya) - Image

Dimas Wicaksono bangga jalani debut bersama Persebaya Surabaya di Super League 2025/2026. (Media Persebaya)

JawaPos.com—Baru berusia 18 tahun, wonderkid Persebaya Surabaya Dimas Wicaksono, mencuri perhatian publik sepak bola nasional. Penyerang sayap muda itu tampil percaya diri ketika mendapat kesempatan menjalani debut di Super League musim 2025/2026.

Dimas merupakan salah satu produk asli pembinaan internal Persebaya Surabaya. Pemain kelahiran 16 Juli 2007 ini meniti karier dari PS Pelindo sebelum akhirnya dipercaya memperkuat tim senior Green Force.

Perjalanan Dimas ke skuad utama tidak instan, tetapi melalui proses panjang. Konsistensinya di level junior membuat pelatih Persebaya Surabaya memberinya kepercayaan tampil di kompetisi kasta tertinggi.

Debut pertamanya terasa spesial karena terjadi saat Persebaya Surabaya meraih kemenangan besar atas Bali United dengan skor 5–2 pada 23 Agustus 2025. Atmosfer laga itu menjadi pengalaman tak terlupakan bagi remaja yang baru saja genap 18 tahun.

Kesempatan berikutnya datang saat Green Force menaklukkan Semen Padang 1–0 di Stadion Gelora Bung Tomo pada 19 September. Dimas kembali dipercaya bermain meski menit bermain masih terbatas.

Laga ketiga yang ia jalani terjadi ketika Persebaya Surabaya ditahan imbang Dewa United 1–1 pada 26 September 2025. Perlahan tapi pasti, namanya mulai akrab di telinga Bonek dan pecinta sepak bola tanah air.

Bagi Dimas, tampil di level senior merupakan mimpi yang kini menjadi nyata. Dia tak bisa menyembunyikan kebahagiaannya ketika mengenakan seragam Persebaya Surabaya di Super League.

“Terima kasih kepada pelatih, ofisial, dan semua staf karena sudah memberikan kepercayaan,” ujar Dimas usai menjalani laga debut.

Dia mengaku sempat gugup di awal, tetapi rasa bangga menutupi segalanya.

“Rasanya senang, awalnya sempat deg-degan, tapi juga bangga. Saya berusaha lebih baik lagi supaya bisa dapat menit bermain,” ungkap Dimas.

Menurut dia, kesempatan ini adalah motivasi untuk berlatih lebih keras lagi. Dia bertekad memperbaiki diri agar bisa mendapat menit bermain lebih banyak di pertandingan selanjutnya.

Dimas menyadari persaingan di lini depan Persebaya Surabaya sangat ketat. Ada banyak pemain senior dengan pengalaman segudang yang menjadi rivalnya dalam memperebutkan posisi inti.

Namun, dia memilih untuk tetap berpikir positif. “Ya, bersaing secara sehat saja. Saya akan memberikan yang terbaik, apa pun yang saya punya akan selalu saya berikan untuk Persebaya,” ucap Dimas tegas.

Mentalitas kerja keras itu membuatnya selalu masuk daftar susunan pemain dalam lima laga awal Super League musim ini. Meski belum sering tampil sejak menit awal, keberadaannya di bench sudah cukup untuk menunjukkan kepercayaan pelatih.

Kehadiran Dimas dalam daftar skuad menunjukkan Persebaya Surabaya konsisten memberi ruang bagi talenta muda. Filosofi membangun tim dari akar rumput tetap dijaga meski kompetisi semakin kompetitif.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore