Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 29 September 2025 | 18.45 WIB

Suporter Persis Solo Bentangkan Spanduk Posisi Bwosss? Saat Persis Solo Tertahan oleh Arema

Suporter Persis Solo Bentangkan Spanduk Posisi Bwosss? (ig ngobrolduniabola) - Image

Suporter Persis Solo Bentangkan Spanduk Posisi Bwosss? (ig ngobrolduniabola)

JawaPos.com-Dukungan yang biasanya bergemuruh untuk Persis Solo berubah menjadi pernyataan frustrasi pada laga kandang BRI Liga 1 pekan ketujuh.

Hasil imbang 2-2 melawan Arema FC, Sabtu (27/9) malam, menahan Laskar Sambernyawa di zona merah klasemen dan memicu protes suporter dengan spanduk besar bertulis Posisi Bwosss?

Pesan singkat itu, dibentangkan di tribun utara Stadion Manahan, menjadi sorotan utama. Tidak ada insiden lain, tidak pula pernyataan resmi dari manajemen, namun makna spanduk jelas, pertanyaan terbuka kepada jajaran pelatih dan manajemen tentang arah tim yang terus terpuruk.

Hasil seri ini memperpanjang catatan buruk Persis. Dari tujuh pertandingan awal musim, tim asuhan pelatih Peter de Roo tersebut hanya meraih satu kemenangan, disertai empat kekalahan dan dua hasil imbang. Total lima poin menempatkan mereka di peringkat ke-16, satu tingkat di atas dasar klasemen.

Start yang buruk yang tak kunjungan menunjukkan perbaikan menambah tekanan untuk tim. Lawan pekan ini, Arema FC, bukan tanpa masalah sendiri, namun tetap mampu mencuri poin di Solo.

Skor 2-2 mungkin terlihat adil secara statistik, tetapi di mata suporter, hasil itu sama dengan kekalahan. Dari tribun, spanduk Posisi Bwosss? tetap terbentang, seolah mengiringi peluit akhir.

Tidak ada pernyataan resmi dari manajemen atau pelatih setelah pertandingan mengenai protes spanduk tersebut. Namun bagi banyak pendukung, simbol itu berbicara lebih lantang daripada yel-yel. Bwosss dalam bahasa sehari-hari Solo bisa berarti bos atau pemimpin, ditafsirkan sebagai sindiran kepada manajemen dan pelatih yang dianggap belum menemukan formula kemenangan.

Protes ini juga menjadi tanda bahwa kesabaran pendukung mulai menipis. Persis memang memiliki basis suporter setia di Solo Raya, dan biasanya tetap memberi dukungan meski tim tersendat. Tetapi tren buruk, hanya sekali menang dalam tujuh laga membuat pertanyaan soal rencana jangka panjang dan kepemimpinan semakin mengemuka.

Dengan kompetisi yang masih panjang, Persis masih memiliki waktu untuk membalikkan keadaan. Jadwal pekan depan mempertemukan mereka dengan tim papan tengah yang relatif lebih ringan di atas kertas, namun tekanan untuk meraih tiga poin penuh akan jauh lebih besar.

Kemenangan kandang menjadi kebutuhan mendesak, bukan hanya untuk memperbaiki posisi di klasemen, tetapi juga untuk meredam ketegangan di tribune. Sejauh ini, Manahan belum kembali menjadi benteng yang menakutkan seperti musim lalu.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore