Rumput Jakarta International Stadium. (lestarindo)
JawaPos.com - Perjalanan Lestarindo dalam merawat rumput Stadion Jakarta International Stadium (JIS) resmi berakhir. Kabar ini muncul melalui unggahan di akun Instagram resmi mereka, @lestarindo_soccerfield, yang menuliskan pesan singkat tapi penuh arti: “Pamit gaes, alhamdulilah kontrak perawatan sudah berakhir.”
Lestarindo selama ini dikenal sebagai perusahaan asal Boyolali yang punya reputasi besar dalam urusan rumput stadion di Indonesia. Mereka bukan sekadar menanam, tetapi juga memastikan kualitas dan perawatan rumput stadion tetap terjaga sesuai standar FIFA.
Tak heran jika publik sepak bola Tanah Air sering menyebut mereka sebagai “pakarnya rumput stadion.”
Keberadaan Lestarindo di JIS sejak awal menjadi sorotan. Pasalnya, stadion berkapasitas 82 ribu penonton ini sempat jadi bahan perbincangan, terutama soal kualitas rumputnya yang disebut belum sesuai standar FIFA ketika pertama kali digunakan. Ditunjuknya Lestarindo kemudian jadi angin segar. Mereka dipercaya untuk menangani dan memastikan kualitas rumput JIS optimal saat digunakan, baik untuk pertandingan level nasional maupun internasional.
Meski begitu, kontrak perawatan itu kini resmi berakhir. Tidak ada keterangan lebih lanjut mengenai siapa yang akan mengambil alih pengelolaan rumput JIS ke depan. Namun, pamitnya Lestarindo tentu menyisakan tanda tanya, mengingat reputasi mereka yang selama ini nyaris tak tergantikan di dunia perawatan rumput stadion di Indonesia.
Selain JIS, rekam jejak Lestarindo memang panjang. Mereka pernah menangani berbagai stadion besar seperti Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Stadion Si Jalak Harupat, hingga stadion-stadion anyar yang menjadi markas klub Liga 1. Tak hanya itu, perusahaan ini juga dipercaya untuk merawat lapangan-lapangan latihan, baik untuk tim profesional maupun untuk tim akademi.
Julukan “pakar rumput stadion” yang melekat pada Lestarindo bukan tanpa alasan. Kualitas kerja mereka sudah diakui banyak pihak, mulai dari federasi sepak bola hingga klub profesional. Bahkan, di kalangan penggiat sepak bola, nama Lestarindo sudah menjadi jaminan mutu rumput stadion.
Berakhirnya kontrak di JIS tentu menjadi momen penting, tidak hanya bagi Lestarindo, tetapi juga bagi pengelolaan stadion yang menjadi kandang dari Persija Jakarta ini. Publik menaruh harapan besar agar kualitas lapangan JIS tetap terjaga, siapa pun pengelola berikutnya.
Bagi Lestarindo sendiri, pamit dari JIS tampaknya bukan akhir cerita. Sebagai perusahaan yang memiliki reputasi di bidang perawatan rumput stadion, mereka masih punya portofolio panjang dan proyek-proyek lain yang siap mereka kerjakan. Loyalitas mereka pada kualitas sudah menjadi identitas yang tak mudah dilepaskan.
Kini, setelah mengucapkan “pamit” dari JIS, perjalanan Lestarindo akan terus dipantau. Di dunia sepak bola Indonesia, nama mereka sudah terlanjur menjadi simbol yang sulit untuk digantikan di balik hijaunya lapangan-lapangan tempat para pemain beraksi.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
