Persib Bandung vs Manila Digger FC Kenji Nishioka pada babak play-off AFC Champions League (ACL) Two 2025/2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Jawa Barat, Rabu (13/8/2025). (Taofik Achmad Hidayat/ Radar Bandung)
JawaPos.com - Memasuki awal kompetisi Super League 2025/2026, Persib Bandung mendapat topik perbincangan mengenai sistem tiket pertandingan.
Minimnya jumlah penonton yang hadir saat Maung Bandung bermain di Gelora Bandung Lautan Api menjadi pertanyaan banyak pihak.
Pada laga pembuka Super League saat menghadapi Semen Padang, penonton yang datang ke Gelora Bandung Lautan Api hanya sekitar 14 ribu. Bahkan, di laga Kualifikasi Asia Champions League Two melawan Manilla Digger, GBLA hanya terisi kurang dari enam ribu penonton.
Disinyalir sistem tiket pertandingan menjadi salah satu faktor yang membuat para penonton Persib enggan untuk datang ke stadion.
Penonton yang telah membeli tiket secara online diarahkan untuk menukarkan tiket online tersebut menjadi tiket berbentuk fisik atau gelang.
Para penonton perlu datang ke lokasi yang telah ditentukan untuk menukarkan tiket online mereka.
Adanya sistem penukaran ini dinilai rumit dan merepotkan para calon penonton.
Manajemen Persib Bandung melakukan transformasi terhadap sistem tiket pertandingan.
Deputi CEO Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhitia Putra Herawan, menjelaskan bahwa manajemen akan melakukan perubahan pada proses tiketing pertandingan.
"Musim ini kami mencoba tanpa adanya penukaran tiket. Pada laga melawan Borneo, tribun barat akan dicoba untuk tidak adanya penukaran tiket," ujar Adhitia.
Adhitia juga menjelaskan akan ada trial and error untuk mencegah terjadinya berbagai masalah ke depan.
"Tribun Barat dari segi kursi paling sedikit dibanding tribun lainnya. Kalau ada apa-apa kita bisa mudah mitigasinya. Pada dasarnya penukaran tiket adalah masalah keamanan" jelas Adhitia.
Faktor keamanan memang menjadi faktor dibuatnya sistem penukaran tiket di lokasi yang cukup jauh dengan GBLA.
Adhitia juga menjelaskan bahwa manajemen memikirkan resiko apabila ada pihak yang tidak memiliki tiket justru membuat kerusuhan di area pertandingan GBLA.

Sah! Nathalie Holscher Resmi Dinikahi Aripat, Maskawinnya Berupa Uang Rp 2.272.026
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mentan Amran Terbang ke Jatim Pukul 06.00 WIB, Borong Inovasi ITS: Benih Jagung, Traktor Amfibi, hingga Alat Panjat Kelapa
Roberto Carlos Ungkap Tiga Pemain Terbaik Sepanjang Masa, Lionel Messi dan Pele Tak Masuk!
2 Alasan Vicky Prasetyo Belum Menjenguk Fangfang yang Sudah Melahirkan Buah Hatinya
Komentar Pedas Zlatan Ibrahimovic di Piala Dunia 2026 Bikin Heboh, Ini Deretan Frasa Ikoniknya
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Mediasi Ruben Onsu dan Sarwendah Digelar Tertutup, Ini yang Terjadi di Dalam Ruangan
