
AKHIRNYA EMAS: Ramadhan Sananta (kanan) merayakan gol keduanya bersama Fajar Fathur Rahman dalam final SEA Games 2023 melawan Thailand di Olympic Stadium, Phnom Penh, tadi malam.
Raih Medali Emas Sepak Bola SEA Games 2023
JawaPos.com – Penantian panjang itu akhirnya berakhir. Setelah 32 tahun, tim nasional (timnas) Indonesia akhirnya bisa kembali merebut medali emas sepak bola di event SEA Games.
Tadi malam (16/5), dalam 120 menit yang mendebarkan di Olympic Stadium, Phnom Penh, skuad Merah Putih mengandaskan perlawanan Thailand dalam laga final SEA Games 2023 Kamboja dengan skor akhir 5-2. Pertandingan penuh drama yang menghasilkan tujuh gol itu diwarnai enam kartu merah.
Bagi Indra Sjafri, kemenangan tersebut memperpanjang catatan positifnya sebagai pelatih timnas saat menghadapi Thailand. Sebelum laga final tadi malam, mantan pelatih Bali United itu pernah mengalahkan Thailand pada fase grup AFF Cup U-19 2013 dengan skor 3-1. Lalu, pada 2017, Indra membawa Indonesia U-19 menang 3-0 atas Thailand U-19 dalam laga uji coba.
Setelah itu Indonesia menang 2-1 atas Thailand pada perebutan tempat ketiga AFF Cup U-19 2018. Dan, pada 2019, Indra membawa Indonesia menang 2-1 atas Thailand di final AFF Cup U-22.
Kemenangan kelima Indra atas Thailand tadi malam diraih melalui pertandingan yang tidak mudah. Awalnya, hingga menit ke-90, Indonesia unggul 2-1. Dua gol Indonesia tersebut dilesakkan Ramadhan Sananta (21’ dan 45+3’). Thailand sempat memperkecil ketertinggalan pada menit ke-65 lewat sundulan Anan Yodsangwal.
Kemenangan yang sudah di depan mata buyar setelah pada menit ke-90+8 Thailand menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Sepakan Yotsakon Burapha tidak mampu dibendung penjaga gawang Indonesia Ernando Ari Sutaryadi.
Sebelum gol Burapha tercipta, kubu Indonesia sempat mengira pertandingan sudah selesai. Sebab, wasit Matar Ali Al Hatami asal Oman terdengar meniup peluit panjang. Sontak, para pemain dan ofisial Indonesia yang berada di bench masuk ke lapangan. Pelatih Indra Sjafri pun sudah menangis gembira.
Nyatanya, pertandingan belum selesai. Konsentrasi tim sempat buyar hingga Thailand mampu menyamakan kedudukan. Pertandingan berlanjut ke babak extra time. Dalam masa perpanjangan waktu, drama masih terjadi. Indonesia mencetak gol ketiga pada menit ke-91 lewat kaki Irfan Jauhari.
BUNTUT KETEGANGAN: Keributan di pinggir lapangan yang sempat terjadi di sela final tadi malam.
Setelah gol pemain asal Persis Solo itu, pemain dan ofisial kedua tim terlibat friksi. Bahkan, Komang Teguh terlihat saling pukul dengan kiper Thailand Soponwit Rakyart. Manajer Timnas Indonesia Kombespol Sumardji juga terkena pukulan yang dilepaskan ofisial Thailand.
Keributan itu membuat wasit mengeluarkan kartu merah untuk Komang dan Soponwit. Wasit juga mengeluarkan kartu merah masing-masing satu kepada ofisial Indonesia dan Thailand.
Setelah terjeda beberapa menit, pertandingan berlanjut dengan sepuluh melawan sepuluh. Tapi, di sisa laga, Thailand harus kehilangan dua pemain lagi. Jonathan Khemdee dan Teerasak Poeiphimal mendapatkan kartu kuning kedua sehingga harus mengakhiri laga lebih cepat. Di sisi lain, Indonesia berhasil menambah dua gol lagi. Yakni melalui Fajar Fathur Rahman (107’) dan Beckham Putra Nugraha (120’).
”Alhamdulillah setelah 32 tahun tidak pernah mendapatkan emas, malam ini (kemarin, Red) kami tuntaskan dengan mendapatkan medali emas,” ujar Indra Sjafri, pelatih Indonesia, setelah pertandingan.
Terkait keributan yang terjadi dalam pertandingan tadi malam, direktur teknik PSSI itu menilai seharusnya tidak perlu terjadi. Indra juga menyayangkan provokasi yang dilakukan ofisial Thailand saat mereka menyamakan skor 2-2. ”Saat skor 2-2, kenapa ada satu ofisial Thailand harus berselebrasi di depan kami? Jadi, saya pikir ini hal yang tidak boleh dilakukan. Setelah skor 3-2, dibalas hal yang sama. Saya sebagai pelatih meminta maaf. Saya juga meminta semua tetap fokus. Hal yang terjadi di luar lapangan mengganggu konsentrasi,” tegas Indra.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
