
Sadida Nugraha (tengah) saat berlaga di Australia.
JawaPos.com — Persebaya Surabaya kembali menunjukkan keseriusannya membina talenta muda dengan mempromosikan Sadida Nugraha Putra ke tim utama.
Pemain berusia 20 tahun itu langsung mencuri perhatian setelah tampil gemilang dalam laga uji coba internasional melawan Football West All Star di Perth, Australia.
Dalam laga yang digelar di Sam Kerr Football Centre pada Rabu (9/7/2025) malam itu, Sadida tampil penuh percaya diri sejak menit pertama.
Ia langsung diplot sebagai gelandang bertahan dalam formasi 433 racikan pelatih Eduardo Pérez.
Penampilan Sadida tidak hanya solid, tapi juga meyakinkan di tengah tekanan laga internasional. Ia bermain garang dan disiplin, menghadang setiap upaya serangan lawan dengan tegas tanpa kompromi.
Gaya bermainnya lugas, penuh perhitungan, namun tetap tenang dalam menjaga posisi sebagai poros pengatur ritme tim.
Sadida menjadi penghalau utama serangan lawan di zona tengah, menciptakan keseimbangan yang krusial di lini tengah Green Force.
Tak butuh waktu lama, komunitas Bonek langsung menjulukinya sebagai Tukang Jagal baru Persebaya Surabaya.
Julukan itu muncul bukan karena permainan keras yang sembrono, melainkan karena perannya yang efektif dalam meredam ancaman sejak garis tengah.
Sadida menjadi simbol kekuatan baru Persebaya Surabaya untuk menyambut musim Super League 2025/2026. Sosoknya yang penuh determinasi kini sudah masuk dalam peta strategi utama pelatih Eduardo Pérez.
"Ya, Sadida," ujar Pérez seusai pertandingan. "Kami mengenalnya dan sangat percaya dengan semua pemain dari akademi."
Pelatih asal Spanyol itu menegaskan Sadida bukan hanya pelapis, melainkan salah satu pemain yang siap bersaing di tim inti. Keputusan menurunkannya sejak menit awal di laga penting menunjukkan kepercayaan penuh dari staf pelatih.
"Kurasa hari ini kami memainkan lebih dari tujuh pemain dari akademi. Dan empat sampai lima pemain berasal langsung dari tim U-20," tambah Pérez.
"Sadida sekarang di tim utama. Selangkah demi selangkah, kami ingin menunjukkan bahwa kami punya level," tegasnya.
Sadida adalah putra asli Surabaya yang lahir pada 26 April 2005. Ia merupakan alumnus akademi Bina Taruna sebelum meniti karier di Bhayangkara FC kelompok usia.

Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Haiti: Danilo Ingin Selecao Kuasai Permainan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Jadwal Moto3 Ceko 2026! Veda Ega Pratama P14 dan Langsung Lolos Q2
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
