
Garuda Pertiwi bersiap hadapi Chinese Taipei, jaga asa lolos ke Piala Asia Wanita 2026. (Dok. @timnasindonesia)
JawaPos.com - Timnas Putri Indonesia akan menjalani laga hidup dan mati saat menghadapi Chinese Taipei pada laga terakhir Grup D Kualifikasi Piala Asia Wanita 2026. Duel krusial ini bakal digelar Sabtu malam (5/7), di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, mulai pukul 20.00 WIB. Pertandingan akan disiarkan langsung di Indosiar dan live streaming di Vidio.
Meski peluang Garuda Pertiwi tergolong tipis, mereka masih memiliki satu kesempatan terakhir untuk lolos ke putaran final yang akan digelar di Australia. Syaratnya tidak main-main skuad asuhan Satoru Mochizuki harus menang dengan selisih minimal 12 gol atas Chinese Taipei. Tantangan itu terasa berat, apalagi jika melihat performa kedua tim sepanjang babak kualifikasi ini.
Chinese Taipei tampil sangat dominan di dua laga awal. Tim besutan Chan Hiu Ming melumat Pakistan 8-0 dan menang meyakinkan 3-0 atas Kirgistan. Dengan catatan 11 gol tanpa kebobolan, mereka saat ini memuncaki klasemen Grup D dengan enam poin sempurna dan berada di atas angin untuk mengamankan tiket ke putaran final.
Di sisi lain, Timnas Indonesia Putri justru datang dengan beban berat setelah secara mengejutkan tumbang 0-2 dari Pakistan pada matchday kedua. Kekalahan itu tak hanya menyulitkan langkah mereka, tetapi juga menjadi kekalahan pertama dalam sembilan laga terakhir. Sebelumnya, Garuda Pertiwi sempat mencatatkan enam clean sheet dari delapan pertandingan terakhir.
Pelatih Satoru Mochizuki mengakui bahwa timnya tampil kurang maksimal, terutama dalam aspek teknis seperti kontrol bola dan akurasi umpan. Ia menegaskan bahwa rotasi pemain bukan penyebab utama kekalahan tersebut, melainkan banyaknya kesalahan elementer yang dilakukan di atas lapangan.
"Kami memang melakukan beberapa rotasi, tapi masalah utamanya adalah kesalahan teknis. Banyak salah umpan, salah kontrol, yang membuat lawan bisa mencetak dua gol cepat," kata Mochizuki.
Gol Pakistan sendiri dicetak oleh Nadia Khan di menit ke-8 dan Suha Hirani lewat titik penalti di menit ke-18. Meski sempat mencoba bangkit melalui peluang dari Sheva Imut, Felicia de Zeeuw, dan Zahra Muzdalifah, Indonesia gagal mencetak satu pun gol hingga akhir pertandingan.
Kini, Indonesia harus menghadapi tim peringkat 42 dunia dengan misi nyaris mustahil. Namun, semangat juang tetap dijaga. Pemain Iris de Rouw yang tampil konsisten dalam beberapa laga terakhir, meminta dukungan penuh dari publik Indonesia untuk menyalakan semangat juang tim.
"Saya bangga dengan tim ini. Kami sudah berlatih keras selama tiga minggu di Indonesia. Kami tahu ini laga penting dan kami butuh dukungan suporter," ujar kiper keturunan Lumajang itu.
Sementara itu, pelatih Chinese Taipei, Chan Hiu Ming, menyatakan bahwa timnya siap memberikan tekanan kepada tuan rumah. Ia senang dengan performa anak asuhnya yang menunjukkan konsistensi tinggi dan percaya diri menjelang laga terakhir.
"Kami menyelesaikan dua pertandingan awal dengan hasil sangat baik. Gol yang kami ciptakan dan performa tim akan menjadi tekanan besar bagi Indonesia," tegas Chan.
Duel Timnas Putri Indonesia vs Chinese Taipei dipastikan akan berlangsung panas dan sarat emosional. Meski peluangnya tipis, semangat juang Garuda Pertiwi di depan publik sendiri tak bisa diremehkan. Semua mata akan tertuju pada Indomilk Arena, tempat harapan terakhir Indonesia di kualifikasi ini akan ditentukan.
Jadwal Pertandingan Indonesia Putri vs Chinese Taipei
Sabtu, 5 Juli 2025
Pukul 20.00 WIB
Stadion Indomilk Arena, Tangerang
Live di Indosiar dan Vidio.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
